Berita

Perusahaan Distributor di Labuhanbatu Ingkar Janji Tak Tanggung Biaya Kecelakaan Kerja

FaseBerita.ID – Muhammad Toad (25), warga Rantauprapat harus menanggung beban biaya kecelakaan yang dialaminya di waktu jam kerja pada sebuah perusahaan distributor yang berkantor di Jalan By Pass, Kabupaten Labuhanbatu.

Orang tua Toad, P Sipahutar menceritakan kepada wartawan, Rabu (15/7) di Rantauprapat, bahwa anaknya dalam pekerjaan sebagai sales di perusahaan tersebut mengalami kecelakaan sekitar 3 bulan yang lalu. Namun, kata Sipahutar, pihak perusahaan yang semula janji akan menanggung biaya yang dialami anak saya, hingga sekarang belum memenuhi janjinya.

“Kejadiannya bulan Maret 2020 lalu. Sewaktu anak saya mengantar barang dagangan perusahaan ke arah Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. Kemudian naas anak saya mengalami kecelakaan menyerempet mobil bermuatan tanah,” ujarnya.

Akhirnya, anak saya bisa berdamai dengan mobil yang terserempet tersebut dengan sejumlah uang jutaan rupiah.

“Karena kejadiannya pada saat jam kerja, perusahaan meminta pihak keluarga Toad melakukan perdamaian dengan janji akan diganti kerugiannya oleh perusahaan. Kenyataannya pihak perusahaan berbohong kepada kami,” tandas P Sipahutar.

Alner pihak yang mewakili perusahaan yang turut mengetahui kesepakatan terkait biaya kecelakaan Toad berkilah dan menyarankan konfirmasi ke Arif selaku penanggung jawab atas kejadian tersebut. “Gini aja untuk lebih jelasnya silahkan hubungi Arif perusahaan Bukit Mayana. Saya kemarin hanya perwakilan,” pungkasnya. (bud/rah)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button