Berita

Perkelahian Berujung Maut, Dua Pemuda Tewas Saling Tikam

FaseBerita.ID – Duel berujung maut, kedua pemuda saling serang dan saling tikam dengan menggunakan senjata tajam. Akibatnya, kedua pemuda itu tewas bersimbah darah di Jalan Sei Mencirim, Dusun II, Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (28/5), sekira pukul 14.00 WIB.

Informasi yang dihimpun di lokasi, salah seorang di antaranya diketahui biasa dipanggil Kiki Barong. Sedangkan satu lainnya adalah seorang pengendara sepedamotor yang belum diketahui identitasnya.

Syahril, Kadus II Desa Paya Geli, yang berhasil ditemui di lokasi mengaku belum mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.

“Saya lagi posisi di rumah, baru pulang kantor, ditelepon Pak RT, bahwa ada kejadian penikaman. Langsung aja kita ke lokasi. Sampai di TKP, udah tergeletak dua-dua, dengan posisi di dada menancap pisau,” katanya.

Kadus Syahril mengakui, bahwa Kiki Barong adalah salah satu dari warga Dusun II, Desa Paya Geli. Selama ini pria tersebut memang diketahui memiliki gangguan jiwa.

“Dia tinggal di sini sendirian, gak punya keluarga sama sekali. Makanya heran juga kita kenapa bisa kejadian seperti ini. Untuk makannya pun, sering warga sini yang mengasih,” katanya.

Sedangkan satu pria lainnya yang juga tewas di lokasi, Kadus Syahril sama sekali tidak mengenalinya.”Menurut warga, dia datang ke sini tadi naik sepeda motor,” katanya.

Syahril menduga, bahwa kedua pria tersebut tewas setelah terlibat pertengkaran hingga akhirnya saling tikam.

“Kalau kita lihat kejadiannya, mereka berdua saling tusuk ini. Yang satu tepat di dada, masih nancap pisaunya,” kata Syahril.

Pantauan di lokasi, sejumlah personel Polsek Sunggal sedang melakukan olah TKP. Jasad kedua korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu Syarif Giring membenarkan kejadian itu. “Keduanya duel dengan senjata tajam mengakibatkan keduanya tewas di tempat,” jelasnya. (smg/int)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close