Berita

Peredaran Narkoba di Perdagangan, Disebut-sebut Dikendalikan Pria Berinisial Ry

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Seorang mantan oknum aparat penegak hukum berinisial Ry, disebut-sebut sebagai pengendali peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun. Tidak tanggung-tanggung, omset peredaran dari barang haram tersebut dikabarkan mencapai puluhan juta rupiah setiap minggunya.

Informasi dihimpun, wilayah peredaran narkoba yang diduga dilakoni oleh Ry, bereda di sekitaran Perdagangan. Rby sendiri disebutkan tinggal di Perdagangan.

Kabarnya, Ry mendapatkan barang haram tersebut dari P88, yang berperan memasok serbuk putih memabukkan itu kepada Ry. Dan Ry mendapatkannya dari seorang berinisial K.

Pihak kepolisian, dalam hal ini Polsek Perdagangan diminta segera menghentikan kegiatan ilegal yang dilakoni oleh Ry. Maraknya peredaran narkotika saat ini sudah menjadi masalah nasional bahkan hingga internasional.

Meresahkan Masyarakat

Sejumlah warga yang diminta komentarnya terkait peredaran narkotika, Kamis (13/8/2020), mengaku sudah sangat resah. Sebab menurut masyarakat yang diminta komentarnya, mengatakan jika penyalahgunaan narkotika salah satu faktor yang mempengaruhi tindak kriminalitas.

“Bukan jadi rahasia kalau terkadang alasan seseorang melakukan tindak kriminalitas karena untuk membeli narkotika,” sebut warga kepada kru media ini.

Bahkan, lanjut warga, terkadang mereka takut meninggalkan rumah dalam keadaan kosong karena khawatir menjadi korban kriminalitas seperti pencurian.

“Meninggalkan rumah dalam keadaan kosong saja kami terkadang takut terlalu lama. Karena bisa jadi seseorangyang sudah kecanduan narkotika menjadi nekad dan tak lagi memperdulikan apapun,” tandas warga.

Untuk itu mereka berharap agar pihak kepolisian cepat respon terhadap informasi terkait peredaran narkotika. “Kalau harapan kami sebagai masyarakat, petugas kepolisian cepat respon jika ada informasi sekecil apapun terkait peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Ini semua demi kenyamanan ditengah-tengah masyarakat,” harap mereka kepada kru media ini.

Untuk membuktikan dugaan keterlibatan Ry dalam peredaran narkotika, masyarakat berharap pihak kepolisian bertindak cepat. “Harapan kami seperti itu. Petugas langsung melakukan penyelidikan terkait informasi ini,” pinta warga mengakhiri.

Sampai berita ini diturunkan, kru media ini belum berhasil meminta keterangan dari pihak kepolisian baik dari Polres Simalungun maupun Polsek Perdagangan.(tim/fi)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button