Berita

Perdana Dilaksanakan di Parapat: Saut Bangkit Purba Berharap Festival Paragat Jadi Agenda Rutin

FaseBerita.ID – Festival Paragat untuk pertama kali digelar di Open Stage, Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Sabtu (6/4).

Paragat, penderes pokok aren untuk diambil niranya, merupakan profesi yang dilakoni masyarakat Batak. Nira dari aren kemudian diolah menjadi tuak yang dijadikan minuman tradisonal suku Batak pada umumnya. Usai beraktifitas seharian, biasanya orang Batak pergi ke kedai tuak untuk berkumpul bersama dengan warga lain sambil minum tuak.

Saut Bangkit Purba, Calon Anggota DPRD Sumut dari Partai Demokrat nomor urut 1, yang hadir di Festival Paragat bersama Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Pandjaitan, mengatakan, festival yang baru pertama kali dilaksanakan ini sangat diharapkan menjadi agenda rutin di Kabupaten Simalungun.

Paragat, kata Saut, profesi yang mampu menopang perekonomian keluarga. Profesi yang sudah ada sejak lama. Saat ini, jika dilakoni secara serius dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

“Sosok Paragat itu memiliki kesabaran yang sangat tinggi. Disiplin dan berani,” kata Saut.

Peragat, lanjut Saut, merupakan sosok yang benar-benar sabar melayani. Baik saat proses sebelum penderesan aren, penderesan hingga penyajian. Kesalahan sedikit dalam prosesnya, berpengaruh langsung dengan rasa tuak yang dihasilkan.

Namun, Paragat saat ini sudah semakin mampu meningkatkan taraf hidupnya. Itu setelah tuak sudah diperjualbelikan hingga ke luar daerah. Banyak Paragat, yang mampu menyekolahkan anak hingga bangku kuliah.

“Tradiri maragat itu harus dilestarikan dan bisa dijadikan objek wisata. Kita berharap festival ini menjadi agenda rutin. Sehingga Paragat dapat berkumpul sambil bersilaturahmi, berbagi pengamalan dan sekaligus berwisata,” pungkatnya. (esa)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button