Berita

Perampok ATM Diringkus: Sempat Terjadi Kejar-kejaran dengan Polisi

TOBASA, FaseBerita.ID – Dua orang pelaku perampokan ATM dengan modus ganjal mesin ATM yang beraksi di Kota Siborong-borong Kabupaten Tapanuli Utara berhasil diringkus Satreskrim Polres Toba Samosir, Senin (27/5) malam.

Kasat Reskrim Polres Tobasa AKP Nelson Sipahutar mengatakan, penangkanpan itu berkat koordinasi dari Polres Taput kepada Polres Tobasa. Akhirnya kedua pelaku berinisial SD dan GS asal Medan Area dan Tembung itu berhasil dibekuk di depan Polres Tobasa.

Kronologis penangkapan kedua tersangka tersebut berawal dari pengaduan korban ke Polsek Siborong-borong. Mengetahui hal tersebut, unit Reskrim Polsek Siborong-borong langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diketahui melarikan diri ke arah Kabupaten Toba Samosir dengan mengendarai mobil minibus warna hitam jenis Calya BK 1560 GF.

Mengetahui buruannya melarikan diri ke arah Toba Samosir, Polsek Siborong-borong langsung memberikan informasi ke Polsek Balige Resort Toba Samosir untuk meminta bantuan menyergap pelaku.

Anggota Polsek Balige langsung bergerak dan membuat blokade di jalan untuk menghempang kendaraan tersangka yang mencoba melarikan diri, namun beberapa saat kemudian tersangka diketahui sebelum informasi di sampaikan sudah melewati Polsek Balige mengarah ke Medan.

Sebelum buruan lolos melarikan diri dengan secepatnya informasi disampaikan ke Kasat Reskrim Polres Tobasa untuk dilakukan pencegatan di depan Mapolres Tobasa.

Mendapat informasi ada pelaku perampok ATM melarikan diri ke arah Tobasa dan sudah dilakukan pencegatan di Polsek Balige, dengan gerak cepat Kasat Reskrim Polres Tobasa AKP Nelson Sipahutar bersama Kanit Reskrim Aipda Farel Damanik memacu mobilnya dengan maksud mencegat di Balige.

Namun setelah di jembatan Sipitupitu Desa Narumonda V Kecamatan Siantar Narumonda, kendaraan Kasat Reskrim bersama Kanit Res berpapasan dengan mobil tersangka yang telah diketahui identitas mobilnya sebelumnya.dengan gerak cepat langsung putar arah dan mengejar pelaku.

Untuk menghempang pelarian pelaku jajaran polres Tobasa telah diperintahkan Kasat Reskrim untuk membuat blokade jalan di depan Mapolres Tobasa dengan cara menghentikan semua mobil yang melintas supaya jalanan macet dan tidak ada ruang gerak pelarian tersangka untuk melarikan diri lagi.

Melihat blokade mobil dijalanan yang sudah rapat tersangka sempat mencoba mau melarikan diri dengan cara mau menabrak mobil. Karena tidak memungkinkan, tersangka berhenti dan mencoba keluar mau meloloskan diri. Untuk menghentikan pergerakan tersangka Aipda Pol Farel Manik sempat mengeluarkan tembakan peringatan supaya tersangka tidak melawan dan melarikan diri. Kedua tersangka berhasil diringkus, sedangkan satu orang melarikan diri saat masih di Siborongborong.

Dari ke ua tersangka berhasil diamankan, beberapa barang bukti yang diduga sebagai alat untuk melakukan kejahatan, empat obeng, dua tang biasa, dua tang potong, tujuh kartu ATM dan dua buku tabungan BRI, uang pecahan Rp7,2 juta,  dua lakban warha hitam, satu solatif warna bening, dua kotak tusuk gigi, dua buah tas , satu pisau karter, lima unit Handphone.

“Pada pukul 23.00 WIB, tersangka berikut beberapa alat bukti yang berhasil kita amankan dari kedua tersangka langsung kita serahkan ke Reskrim Polsek Siborongborong untuk di amankan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Karena Tempat Kejadian Petkara (TKP) di Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara,” terangnya. (os/osi)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button