Berita

Perairan Asahan Banyak Pelabuhan Tikus Pemkab Dukung Dibentuk Sat Polair

FaseBerita.ID – Banyaknya jalur transportasi tikus di wilayah perairan Kabupaten Asahan membuat daerah ini sering disusupi imigran maupun tenaga kerja Indonesia (TKI) yang pulang ke Negara asal tanpa dokumen (ilegal).

Akibatnya pada banyak kasus mereka kedapatan membawa narkotika yang dipasok dari Negara tetangga. Inilah yang membuat wilayah Asahan rawan disusupi dan masih menjadi lokasi pintu masuk bagi bandar narkoba.

Kondisi ini membuat Pemerintah Kabupaten Asahan terus mengupayakan permohonan kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui Polres Asahan untuk didirikannya Satuan Polisi Air (Sat Polair) yang bertugas menjaga tiap titik pintu masuk perairan Asahan yang berbatasan langsung dengan selat Malaka itu.

“Upaya dan kordinasi sudah kami lakukan.Pemkab Asahan bersama Polres berharap pembentukan Sat Polair di wilayah Asahan secepatnya terealisasi karena ini sudah banyak kasus masuknya narkotika dari berbagai Negara di daerah kita lewat pelabuhan pelabuhan tikus,” kata Kapolres Asahan AKBP Faisal Napitupulu  kepada wartawan, Senin (17/2).

Kabupaten Asahan, dikatakannya dengan garis pantai sepanjang 58 kilometer tiap saat memang kerap diketemukan kasus masuknya selundupan Narkotika dari Malaysia. Selama ini, untuk sebagian wilayah Asahan dijaga oleh Satpol Air Polres Tanjungbalai dimana baru baru ini diketemukan sebanyak 2,1 kilogram sabu-sabu yang dibawa TKI dari Malaysia dan masuk dari pelabuhan jalur tikus dengan cara illegal.

“Kami telah berupaya bersama Pemkab Asahan sehingga telah disetujui pendirian Sat Pol Air Polres Asahan,” tambah Faisal.

Sementara itu, Bupati Asahan, Surya mengaku mendukung penuh pendirian Sat Pol Air Polres Asahan dan siap membantu pengadaan fasilitas pendukung. Menurut Surya, dukungan penuh diberikan karena pengguna narkotika tidak memandang usia. Sehingga demi menyelamatkan bangsa, salah satunya dengan cara memperketat akses pintu masuk perairan ke wilayah Kabupaten Asahan.

“Saya berharap pak kapolda bisa memproses percepatan Sat Pol Air di Kabupaten Asahan. Dan kami siap mendukung penuh fasilitas yang dibutuhkan,” sebut Surya.

Nelayan Pemilik Sabu Diamankan

Sat Polair Polres Tanjungbalai mengamankan 1 tersangka yang memiliki narkotika jenis sabu di perairan Sungai Panton Alur Haji Nuhi, Desa Sei Pasir, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, Minggu (16/2).

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira dalam keterangannya mengatakan tersangka yang diamankan adalah Eman alias Ibrahim (36),warga Desa Dane Panton Kecamatan Tanjung Balai, Kabupaten Asahan.

Tersangka diamankan pada saat berada di atas sampannya sewaktu berada di Perairan Sungai Panton Alur Haji Nuhi Desa Sei Pasir Kecamatan Sei Kepayang Kabupaten Asahan.

Awalnya personel Sat Pol Air mendapatkan informasi dari masyarakat yang layak dipercaya yang mengatakan bahwa ada 1 orang laki-laki memiliki narkotika jenis sabu di atas sampan kayu tanpa nama bermesin dompeng sedang berada di Perairan Sungai Panton Alur Haji Nuhi Desa Sei Pasir.

Melihat tersangka, petugas langsung melakukan penangkapan, saat petugas melakukan penangkapan, ditemukan tidak jauh dari tersangka duduk tepatnya di di dalam kolong belakang sampan bermesin dompeng tanpa nama 1 bungkus potongan plastik kecil transparan diduga berisi narkotika jenis sabu dan 1 batang pipet kaca tersambung pipet plastik.

Selanjutnya petugas menginterogasi, tersangka menerangkan bahwa barang bukti yang diamankan petugas adalah benar miliknya.

Terhadap tersangka dipersangkakan melanggar pasal 114 ayat 1 Subs Pasal 112 ayat 1 undang undang no 35 tahun 2009 tentang narkotika ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun. (ck04/rah)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button