Berita

Penyebab Balita 5 Tahun Tewas di Rumah Ibu Tiri, Belum Diketahui

CCTV Tak Bisa Dibuka, Ibu Kandung makin Curiga

SIDIMPUAN, FaseBerita.ID – Dua minggu sejak kematian Jihan Aira Faritsa Gozali, bocah berusia 5 tahun yang dilaporkan orangtuanya karena meninggal secara mendadak pada Kamis (10/10) lalu, belum diketahui penyebab kematiannya.

Hingga Selasa (30/10/2019) belum ada perkembangan pengungkapan kasus meninggalnya balita pasangan Husin dan Noni F Nasution itu.

Tubuh Jihan telah melewati proses autopsi di RS Djasemen Saragih Pematang Siantar, Jumat (11/10/2019) atau sehari setelah dinyatakan meninggal dunia di RS Metta Medika Kota Padangsidimpuan, yang selanjutnya divisum di RSUD Kota Padangsidimpuan.

Namun hasilnya belum juga diterima polisi, karena masih dibawa ke Laboratorium Forensik.

Kamis (16/10/2019) kemarin, Kasat Reserse Kriminal Polres Kota Padangsidimpuan, AKP Abdi Abdillah menerangkan hasil itu dibawa ke Labfor untuk diuji.

“Belum tahu, karena hasil autopsi diuji lagi ke Labfor,” ungkapnya.

Baca sebelumnya: Penyebab Kematian Jihan Masih Misteri

Sementara Noni, ibu Jihan yang mengaku terus teringat dan bersedih dengan kisah putri satu-satunya itu, selalu bertanya bagaimana perkembangan kasus kematian anaknya itu. Ia pun mulai meragukan kinerja pemegang otoritas pengungkapan kasus kematian putrinya itu. Apalagi berkaitan dengan server dan penyimpanan data CCTV yang ada di rumah ibu tiri Jihan, yang telah diamankan dan tak bisa dibuka.

“Itulah dek, kenapa mereka tidak berusaha membukanya. Tidak ada usaha mereka ku rasa agar bisa terbuka CCTV itu. Dari itu juga, harusnya mereka curiga,” kata Noni, Sabtu (26/10/2019) lalu dengan bahasa daerah.

Rabu (30/10/2019) ini, Metro kembali berusaha mewawancarai ibu tiri Jihan, NW, yang merupakan istri pertama Husin, ayah Jihan.

Wartawan menemuinya di rumah sekaligus toko di sekitaran Alaman Bolak Padang Nadimpu.

Namun sayangnya, perempuan yang duduk di balik meja dan tengah mengusap layar smartphone miliknya, saat ditemui, enggan berbicara. Atau menjawab pertanyaan wartawan.

“Lagi sibuk. Kenapa? Gak bisa saya, lagi sibuk,” katanya sampai dua kali mengulanginya.

Sementara itu, AKP Abdi Abdillah menjelaskan kembali bila hasil Labfor belum keluar. Sebab masih ada tahap pengujian hasil dengan menggunakan pelarut.

“Belum keluar. Masih ada pelarut yang harus didatangkan dari Mabes (Polri),” terangnya.

Baca sebelumnya: Inilah Hasil Otopsi Balita Tewas setelah Dititip ke Ibu Tiri

Sementara untuk CCTV, saat ini polisi juga menunggu hasil dari ahli IT di perguruan tinggi yang ada di Medan.

“Masih dalam pengerjaan IT USU, kami tidak bisa mendesak ahli,” tegasnya.

Sebelumnya diketahui, Kamis (10/10/2019) sore lalu, sekitar pukul 16.30 Wib, Husin membawa anaknya Jihan ke rumah istri pertamanya, NW di Jalan Pejuang 45 nomor 33, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara. Ia turut berada di sana sampai pukul 18.30 Wib. Setelah itu ia pergi keluar.

Namun pada pukul 19.30 WIB, Husin dihubungi dari rumah istri pertamanya dan menyebut anaknya Jihan sedang sakit.

Selanjutnya Husin segera datang ke rumah istri pertamnya  dan mendapat keterangan menyebut pada bagian tenggorokan Jihan sakit.

Saat itu juga, Husin yang tercatat sebagai warga Padangsidimpuan Hutaimbaru itu membawa korban ke RS Metta Medika Padangsidimpuan.

Sayangnya, satu jam kemudian sejak masuk pada pukul 20.00 Wib, Jihan menghembuskan nafas terakhirnya.

Padahal Jihan sudah lebih dahulu mendapat penanganan medis dari Dokter jaga di IGD RS Metta Medika itu.

Karena merasa tak ada masalah kesehatan anaknya selama ini, orangtua Jihan termasuk Husin merasa curiga dengan meninggalnya anaknya tersebut. Ia pun melaporkan hal itu ke Polres Kota Padangsidimpuan. Visum et repertum pun dilakukan di RSUD Kota Padangsidimpuan guna bahan penyelidikan.

Orangtua Jihan juga membawa jasad anak perempuannya sudah dipulasaraai itu ke Kota Pematangsiantar, untuk proses autopsi di rumahsakit yang berada di sana. (san)

 

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close