Berita

Penyakit Kambuh, Remaja Terjatuh ke Sungai: Ditemukan Tidak Bernyawa

TAPTENG, FaseBerita.ID – Amelia boru Siregar (16) seorang remaja putri warga Kelurahan Banjohara, Kecamatan Manduamas, Tapanuli Tengah (Tapteng) terjatuh ke sungai di lingkungan I Pagar Pinang, Kelurahan Binjohara, setelah sakit yang dideritanya kambuh. Ia pun berhasil ditemukan warga dari dasar sungai dengan kondisi sudah tidak bernyawa.

Kapolres Tapteng AKBP Sukamat melalui PS Kasubag Humas Iptu Rensa Sipahutar mengatakan, peristiwa yang menimpa Amelia bermula saat ia mengajak adiknya yakni, Sarmida boru Siregar untuk menyuci di sungai yang ada di lingkungan I Pagar Pinang, Sabtu (23/11/2019) sekira pukul 14.30 WIB.

“Dan sekira pukul 14.50 WIB, korban dan adiknya (Sarmaida,red) tiba di sungai yang dituju dan langsung mencuci di pinggir sungai. Setelah selesai mencuci, korban hendak mandi, tiba-tiba penyakit korban yaitu epilepsi (penyakit ayan) kambuh. Penyakit itu telah dideritanya selama 4 tahun, sehingga membuat korban terjatuh ke sungai,” ujar Rensa.

Sementara, kondisi saat itu sungai airnya besar dan deras sehingga korban tenggelam. Melihat kejadian tersebut, Sarmaida langsung menjerit dan meminta tolong kepada warga karena saat itu yang berada di pinggir sungai hanya mereka berdua.

“Tidak berapa lama, wargapun berdatangan untuk memberi pertolongan. Beberapa warga pun langsung mencari korban kedalam sungai,” kata Rensa.

Sekira pukul 15.20 WIB, lanjut Rensa, warga pun berhasil menemukan korban dari dalam sungai dengan kondisi sudah tidak bernyawa, sehingga korban pun langsung dibawa ke rumah orangtuanya.

“Atas kejadian tersebut, Kapolsek Manduamas Iptu Suparjo bersama personil Polsek melakukan olah TKP dan Pulbaket serta kordinasi dengan pihak keluarga korban guna membawa korban ke Puskesmas Saragi,” ucapnya.

“Hasil pemeriksaan luar dokter dari Puskesmas Saragi dr Beri Sihotang, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan murni meninggal akibat drawning (terhanyut/tenggelam) karena dari mulut korban keluar darah campur lumpur,” ucap Rensa. (dh)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close