Berita

Pengusaha Muda Siantar Terima Penghargaan dari Unit Damkar

FaseBerita.ID – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) dan Damkar Kota Pematangsiantar, Robert Samosir menyerahkan piagam penghargaan kepada warga karena kepedulian terhadap kebakaran yang terjadi di lingkungan penduduk. Penghargaan sebagai bentuk motivasi itu diberikan kepada Petrus Stuart Miller Sirait.

Robert Samosir mengatakan, pihaknya terbantu menghadapi masalah kebakaran yang terjadi tanggal 9 Maret 2019 lalu di Jalan Danau Toba, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur. Robert Samosir mengutarakan, objek yang terbakar adalah tempat tumpukan sampah. Di mana jenis sampahnya berupa ban bekas, baju dan bahan lainnya.

Jika tidak dilakukan pemadaman saat itu, maka diperkirakan akan meluas membakar rumah warga sekitar karena lokasinya sangat berdekatan dengan rumah penduduk. Kata Robert Samosir, tentu layak memberi penghormatan atau penghargaan dengan harapan juga kelak bisa memotivasi banyak orang melakukan tindakan pertama dengan baik dan benar,” jelasnya.

“Kita memberikan penghargaan kepada pengusaha yang juga tokoh pemuda karena tergerak hati kemanusiaannya untuk melakukan penyelamatan dan pemadaman dengan menggunakan peralatan sendiri yaitu Apar (Alat Pemadam Api Ringan) sambil menghubungi kita (petugas kebakaran),” ucapnya sembari menerangkan bahwa dalam kejadian itu petugas tiba di lokasi tinggal mendinginkan.

Apa yang dilakukan Petrus Sirait, menurut Robert Samosir bagian kepedulian kepada keselamatan masyarakat karena berulangkali telah mempersiapkan diri mengikuti pelatihan cara memadamkan api di Satpol PP bidang kebakaran.

“Kita memberikan apresiasi dan penghargaan dengan harapan banyak pengusaha lebih penduli terhadap lingkungan,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Petrus Sirait yang tinggal di Jalan Kertas Pasitik No 1, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur mengakui dirinya tergerak secara spontan ketika kobaran api cukup besar. Seketika ia menuju rumah yang tidak jauh dari tempat kebakaran untuk mengambil Apar.

Petrus Sirait, anak dari pengusaha itu mengatakan jika api tidak dipadamkan cepat akan menimbulkan hal yang tidak diinginkan. Ia menghimbau warga peduli lingkungan dengan tidak membuang sampah dan membakarnya sembarangan karena api kecil bisa sahabat tetapi tanpa kehatihatian akan menjadi musuh.

“Saya lagi lewat hendak pulang, tiba-tiba melihat ada asap tebal. Awalnya saya pikir kebakaran rumah. Saya langsung berangkat ke kantor dekat rumah mengambil alat pemadam kebakaran. Waktu saya lihat, saya tahu, mampu untuk memadamkannya,” ucapnya, seraya menambahkan lebih dari 6 alat kebakaran ringan miliknya dipakai.

Diakhir acara penyerahan penghargaan itu, Robert Samosir didampingi Kabid Kebakaran, Josua Haloho menegaskan betapa pentingnya setiap warga memiliki Apar, terkhusus bagi pengusaha atau setiap orang yang memiliki usaha.

“Jika ada kebakaran maka dengan alat Apar bisa mencegah kebakaran meluas dan bisa juga api bisa padam total” tutupnya. (pam/osi)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button