Berita

Pengusaha Bengkel Las Itu Dikenal Tertutup

TAPTENG, FaseBerita.ID – Adanya temuan jenazah tergantung dalam bengkel las di kawasan Sarudik, Tapteng pada Rabu (23/10/2019) lalu membuat heboh warga. Korban adalah pengusaha bengkel tersebut yang diketahui bernama Juira Andi (38) warga Jalan Meranti, Kelurahan Pancuran Gerobak, Sibolga Selatan.

Pantauan wartawan koran ini, Kamis (24/10), kondisi rumah korban terlihat kosong. Tidak satupun keluarga yang dapat ditemui di sana. Menurut tetangga korban, rumah itu sudah dua bulan lamanya berpenghuni.

S Sipahutar yang merupakan tetangga korban mengatakan bahwa korban memang jarang terlihat belakangan. Bahkan Sipahutar mengaku tidak tahu apa yang terjadi pada korban. “Terakhir dia memasang pagar rumahku kurang lebih setahun yang lalu. Orang baik dan sangat tertutup,” ujarnya sembari menerangkan bahwa jarak korban hanya lima rumah dari kediamannya.

Hal senada juga disampaikan Kettri, tetangga yang bersebelahan dengan kediaman Juira Andi. “Bang Andi orangnya tertutup dan tidak pernah bergaul dengan tetangga. Hanya sekadar bertegur sapa saja, tapi orangnya baik kok. Karena memang rumah yang kami tempat tinggali ini merupakan rumah kontrakan dia,” ujarnya.

Kettri mengaku melihat korban terakhir kali sekira dua bulan lalu. “Kalau rumah itu akhir-akhir ini ditempati orangtuanya. Tapi memang belakangan tidak pernah lagi ada orang di sana. Jadi kurang mengerti dengan probelem kehidupan keluarga orang itu,” Ujara gadis yang baru tamat sekolah itu.

Dari tempat berbeda, Ahmad Tanjung yang pernah bekerja kepada korban mengatakan bahwa Juira Andi dikenal sebagai pengusaha yang tidak banyak bicara. “Korban tidak sombong dan pekerja keras. Sama pekerjanya sangat baik, tidak mau terlalu memaksa anggota untuk bekerja.”

Ahmad mengakui bahwa akhir-akhir ini ia tidak pernah melihat mantan tokenya itu. “Saya dengar dia dapat banyak orderan, sehingga sulit berkomunikasi,” ujarnya.

Sementara Kapolsek Pandan melalui Kasubag Humas Polres Tapanuli Tengah Iptu R Sipahutar menerangkan, dari lokasi kejadian pihaknya sudah mengamankan barang bukti berupa sandal jepit, tali nilon, kursi plastic dan pipa besi stainles sepanjang dua meter yang ujungnya diikat kawat.

Baca sebelumnya: Pria Tewas Tergantung dalam Bengkel Las

Dijelaskan, informasi adanya warga yang diduga gantung diri itu berawal dari kabar yang didapat dari Erniyanti Manallang. Erniyanti menerangkan kepada Bhabinkamtibmas Polsek Pandan Aipda Dedi Irwanto bahwa ada orang yang mendatangi bengkel las korban untuk menanyakan barang pesanan. “Ada warga bernama Achyar Pasaribu mendatangi bengkel las milik korban dan mempertanyakan pagar yang ditempa sebelumnya. Namun saat itu Achyar Pasaribu tidak bertemu dengan korban dan bengkel las tertutup.”

Kemudian Achyar melihat keadaan dalam bengkel melalui lubang pintu bengkel dan ternyata terlihatlah korban dalam posisi tergantung. Atas adanya info tersebut, petugas langsung mengecek ke lokasi.

Selanjutnya personel Polsek Pandan dibawah pimpinan Iptu Zulkarnaen Pohan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan tim Inafis Polres Tapteng. Selanjutnya polisi membawa jasad korban ke RSUD Pandan guna pemeriksaan medis.

Sementara Kasubag Humas Polres Tapteng Iptu R Sipahutar yang dikonfirmasi terkait keluarga korban lewat aplikasi Whatsapp, Kamis (24/10) siang, mengaku belum ada pihak keluarga dari Juira Andi yang datang. “Belum, belum ada tanggapan pihak keluarga hingga hari ini (kemarin, red),” tukasnya. (tam)



Unefa

Pascasarjana
Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close