Berita

Pengelolahan Dana Karnaval Pesona Danau Toba 2019 Dipertanyakan

TOBASA, FaseBerita.ID – Karnaval Pesona Danau Toba 2019 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) mendapat sorotan dari masyarakat. Salah satunya terkait penggunaan ratusan juta anggaran yang bersumber dari APBD dan bantuan mitra yang dikelola langsung oleh Dinas Pariwisata setempat.

“Anggaran di atas Rp500 juta yang dikelola Dinas Pariwisata Tobasa untuk karnaval seyogianya dikerjakan pihak ketiga atau tender. Namun kenyatannya dikelola langsung instansi itu. Ini yang kita pertanyakan,” tutur Binter Hutagaol, warga Balige ketika dimintai tanggapannya, Kamis (19/9/2019).

Menurutnya, banyak lembaga masyarakat, komunitas budaya, pengusaha, atau unit usaha lainnya yang ada di daerah itu. Sangat disayangkan tidak diberdayakan pemerintah setempat.

Hal yang sama juga diutarakan Abdi Saragih, warga lainnya. Katanya, panitia perlu melakukan transparansi anggaran tersebut, sehingga masyarakat dapat melakukan pengawasan. Di mana menurutnya, selain anggaran dari APBD, juga masih ada anggaran yang diterima dari mitra pemerintah.

“Kalau hanya instansi itu pengelola, kita khawatir terjadi penyimpangan. Kita berharap Inspektorat Tobasa memeriksa realisasi anggaran itu, dengan serius,” ungkapnya.

Patar Silalahi, Kabid pengembangan dan Pelestarian Kebudayaan Dinas Pariwisata Pemkab Tobasa mengakui bahwa penyelenggara kegiatan Karnaval dikelola langsung oleh instansi itu, termasuk pengguna anggaran sebesar Rp600 juta dari APBD dan sejumlah bantuan dari mitra pemerintah yang berpartisipasi mensuksekan kegiatan itu.

Ditanya apakah anggaran sebesar itu tidak sepatutnya tender atau dikerjakan pihak ketiga, menurutnya tidak menjadi keharusan.

“Even tidak harus ditenderkan, bisa dikelola instansi itu (dinas). Bukan seperti proyek fisik,” ujar Patar saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (19/9/2019).

Patar terlihat enggan menerangkan alokasi rincian anggaran. Katanya anggaran yang dikelola digunakan untuk sewa sound sistem, pentas, tratak, artis, konsumsi panitia dan biaya lainnya.

Di samping itu, menurutnya dalam kegiatan Karnaval selanjutnya akan diserahkan pelaksanaannya kepada komunitas penggiat budaya. Kemudian akan diupayakan meminimalisir penggunaan anggaran dari APBD dengan berharap bantuan sponsor. (ft/osi)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close