Berita

Pengelola Panti Asuhan LKSA Thabita Care Mengeluh: Urus Akta Lahir, 6 Tahun Tak Kelar

SIANTAR, FaseBerita.ID – Pimpinan sekaligus pengelola Panti Asuhan/ LKSA Thabita Care, Theodora Sihite mengaku dipersulit dalam mengurus kependudukan anak-anak panti yang berada di Jalan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar.

Theodora Sihite mengatakan, pihak Kecamatan Martoba dan Disdukcapil saling lempar bola dalam pengurusan kependudukan anak-anak panti tersebut. Bahkan, sudah enam tahun berjalan, pengurusan surat-surat seperti akta lahir belum kelar-kelar sampai sekarang.

“Sejak tahun 2014 sampai sekarang, saya selalu ditolak (secara lisan) dalam hal pengurusan akta kelahiran anak terlantar yang sedang saya bina di LKSA Thabita Care yang pada tahun 2016 telah diresmikan oleh Walikota Siantar Herfiansyah,” ujarnya.

Padahal, kata Theodora, LKSA Thabita Care sudah memiliki legalitas standar.

Akan tetapi Lurah Tanjung Pinggir Poltak Simarmata seolah mempersulit untuk mendapatkan setiap administrasi yang diperlukan, seperti surat keterangan pengurusan Akta Kelahiran Anak Terlantar, dan Perpanjangan Surat Domisili Panti.

“Ada juga hal janggal ketika anak saya meminta surat keterangan Lurah saat memasuki kuliah 2017 di Universitas Negeri Medan (Unimed). Lurah tersebut mengatakan, ‘katakan pada ibumu sekali lagi saya tidak mau memberikan surat keterangan ya’. Begitu dibilang,” ujar Theodora.

Dia berharap kepada Walikota agar kiranya memberikan arahan kepada Lurah Tanjung Pinggir dan juga kepada dia, supaya pekerjaan sosial ini dapat terlaksana dengan baik.

Ada tujuh anak yang belum memiliki akta kelahiran. Oleh karena itu masih terkendala dalam memberikan data anak (by name by adress) sesuai format Kemensos RI yang harus diisi dan dilaporkan.

“Saya terkandala dengan banyak hal seperti pengajuan KIS, KIP, dan syarat pendaftaran sekolah formal. Demi masa depan anak-anak, kita mohon perhatian dan kerjasama pemko,” ujarnya.

Terpisah, Camat Siantar Martoba Prasizu Harahap saat dikonfirmasi wartawan perihal kendala yang dihadapi Camat saat mengurus data kependudukan anak Panti Asuhan Thabita Care, mengaku kalau pihaknya tidak berwenang untuk itu. Pengurusan surat tentang kependudukan adalah wewenang Disdukcapil.

“Harus ada dulu surat pindahnya, domisili terakhir di mana dan databasenya ada di Disdukcapil. Tidak ada di kelurahan maupun kecamatan. Kami tidak memiliki kewenangan menerbitkan itu dan kami juga sudah menyarankan ke Disdukcapil,” ujarnya.

Sementara Kepala Bidang Kependudukan Roma Sijabat menyampaikan, perihal pengurusan kependudukan Panti Asuhan Thabita Care, ia mengimbau agar pengelola melengkapi data kependudukan, selanjutnya diurus ke Disdukcapil.

“Dilengkapi dulu dari Lurah berkasnya. Intinya ada data 101 (formulir data kependudukan) dari lurah yang ditandatangani. Sepanjang syaratnya lengkap, kami akan proses,” ujarnya. (Mag 04)

Tags

Berita lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close