Berita

Pengedar Sabu Divonis 7 Tahun Penjara

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Terdakwa Nelson dijatuhi hukuman selama selama 7 tahun penjara dan didenda Rp1 miliar subsider 3 bulan penjara.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Simalungun pada Kamis (24/10/2019) kemarin dalam persidangan menyatakan bahwa terdakwa Nelson terbukti melanggar melanggar pasal 114 (1) Undang-undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum Viktor Purba meminta kepada majelis hakim agar menghukum terdakwa selama 6 tahun penjara. Namun dalam putusannya, majelis hakim mengurangi 1 tahun dari tuntutan tersebut.

Setelah pembacaan vonis dan keluar dari persidangan, terdakwa mengaku menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama. “Beginilah jadinya hingga saya dihukum menjadi 7 tahun penjara, padahal umur sudah tua,” katanya.

Perbuatan terdakwa diketahui berawal saat terdakwa pada tanggal 04 Juli 2019 sekira pukul 11.00 WIB di Nagori Bandar, Kecamatan Bandar pergi menemui seseorang yang disebut bermarga Sinaga (DPO) selaku pengedar narkoba. Waktu itu, terdakwa menanyakan harga satu paket narkoba. Lalu Sinaga mempertanyakan jumlah uang yang disediakan terdakwa.

Kemudian terdakwa menyebutkan bahwa ia hanya memiliki uang Rp800 ribu. Dengan uang tersebut, Sinaga kemudian menyerahkan 10 paket narkoba jenis sabu dan keduanya kemudian berpisah.

Setelah tiba di rumah, terdakwa mengurangi isi paket tersebut untuk dikonsumsi pribadinya. Malamnya itu, terdakwa berhasil menjual dua paket serharga Rp200 ribu dan selanjutnya ia pergi ke salah satu warung.

Sementara sisa narkoba sebanyak 8 paket yang dimasukkan di dalam kotak rokok disembunyikan terdakwa di dekat pagar dekat warung.

Ternyata dalam melakukan aksinya, terdakwa sudah diintai oleh jajaran Polsek Serbelawan dan sekira pukul 22.00 WIB, polisi datang ke warung dan menangkap terdakwa. Dari tangan terdakwa polisi mengamankan uang Rp200 ribu hasil dari penjualan narkoba dan 8 paket narkoba yang disembunyikan oleh terdakwa. (ros)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button