Berita

Pengedar Sabu Ditangkap Polisi Sibolga dari Rumahnya

FaseBerita.ID – Polisi menangkap seorang pengedar narkoba jenis sabu dari depan rumahnya di Jalan Toto Harahap, Kelurahan Aek Muara Pinang, Sibolga Selatan, Senin (10/2) sekira pukul 02.00 WIB. Dari tangan pria yang diketahui berinisial BCBS alias B (41) tersebut, polisi menyita barang bukti berupa sabu sebanyak 1 paket, bong atau alat hisap sabu, HP, Marcis dan uang sebesar Rp570.000.

Dari hasil tes urine yang dilakukan, B positif mengandung amphetamine dan ditetapkan sebagai tersangka.

“Penangkapan berawal dari info masyarakat melalui personil Polsek Sibolga Selatan. Kemudian, Kapolsek memerintahkan Kanit Reskrim untuk melakukan penyelidikan dan pendalaman. Ternyata benar, kita berhasil mengamankan tersangka dari depan rumahnya,” kata Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Sabtu (15/2) lalu.

Dari keterangan tersangka kepada penyidik diketahui, sebelum ditangkap dia baru saja selesai mengkonsumsi sabu dengan beberapa orang pelanggannya. Diterangkannya, Minggu (9/2) sekira pukul 22.30 WIB, dia dihubungi oleh pelanggannya yang namanya masih dirahasiakan untuk memesan sabu. Karena sabunya lagi habis, diapun menghubungi orang, tempat biasa dia beli sabu. Setelah sepakat dengan penjual sabu, tersangka kemudian pergi menjemput barang haram tersebut. Penjual kemudian memberinya sabu sebanyak ½ jie atau 3 paket, dengan harga per paket Rp200.000.

Setibanya di rumah, tersangkapun menghubungi pelanggannya tersebut dan menyuruh untuk datang ke rumahnya. “Bang, kami pesan buah. Dijawab tersangka, kalian lagi dimana. Lagi dijalan, kata pelanggannya.

Tersangka lalu menghubungi orang yang biasa menjual sabu-sabu, bang pesan 1 jie. Dijawab, nggak ada 1 jie, yang ada setengah jie. Kemudian, tersangka menjawab, itupun jadi. Jemput di tempat biasa, kata penjual itu. Tersangka pun pergi menuju sesuai dengan yang diarahkan penjual dan kemudian tersangka menerima 3 bungkus kecil seharga Rp200.000 per bungkus,” terang Sormin.

Dia melanjutkan, saat itu tersangka mengatakan; besoklah kubayar bang. “Tersangka kemudian pulang ke rumahnya. Lalu dia menghubungi pasien (pelanggan) yang sebelumnya telah memesan dan menyuruh datang ke rumah. Sekira pukul 01.00 WIB, datang empat laki-laki dan kemudian sabu-sabu dibayar dua bungkus seharga Rp570.000. Saat itu, tersangka dan keempat orang tersebut mengkonsumsi sabu-sabu di rumah itu. Setelah itu keempat orang tersebut pergi dari rumah tersangka,” jelasnya.

Kemudian lanjut Sormin, karena sesak buang air kecil, tersangka pun keluar rumah dan buang air kecil di depan rumahnya. Saat itulah, petugas datang menangkapnya dan menyita barang bukti sabu dan alat hisapnya dari dalam rumah tersangka.

Dari data kepolisian, ayah satu anak ini sebelumnya pernah menjalani hukuman sebanyak 2 kali di Lapas Tukka. Yang pertama pada tahun 1997, dalam kasus turut serta melakukan pencurian, dihukum selama 5 bulan. Kemudian, pada tahun 2008 dalam kasus narkoba dihukum selama 4 tahun.

Kini, tersangka harus kembali meringkuk di RTP Polres Sibolga. Tersangka dikenakan pasal 114 ayat 1 Subsider pasal 112 ayat 1, dari Undang1undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun. (ts)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close