Berita

Pengedar dan Pemakai Kompak Masuk Sel

FaseBerita.ID – Pengedar dan pemakai narkotika jenis sabu-sabu di Teluk Nibung kompak masuk sel Polres Tanjungbalai.

Pasalnya, pengedar yang diketahui bernama Mahyudi alias Cunek (41), warga Jalan Jinnaha Lingkungan VII, Kelurahan Pematang Pasir, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai dan Mukhlis (43), warga Air Joman diringkus personel Satresnarkoba Polres Tanjungbalai, Senin (20/7) malam.

“Kedua tersangka diringkus di kediaman Cunek berdasarkan tindak lanjut dari informasi masyarakat,” ujar Kapolres Tanjungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH, Selasa (21/7).

Saat diamankan, lanjut diterangkan Kapolres, kedua tersangka sedang duduk dan ditemukan 1 paket klip sabu-sabu dan daun ganja kering. “Ketika dilakukan penggeledahan, kita kembali menemukan 14 paket klip sabu-sabu siap edar dari dalam rumah tersangka dengan total keseluruhan mencapai 29,26 gram,” terang mantan Kasat Reskrim Polrestabes Medan ini.

Ketika diinterogasi, sebut Kapolres, tersangka mengaku memperoleh sabu-sabu dari seseorang bernama Tika.

“Akan tetapi, saat dilakukan pengembangan, Tika tidak berada di tempat dan saat ini sedang kita buru,” sebut Kapolres.

Usai diamankan, kata Kapolres, tersangka berikut barang bukti 15 paket sabu-sabu, daun ganja kering, timbangan elektrik dan uang tunai sebesar Rp180 ribu langsung digelandang ke Mapolres Tanjungbalai untuk diproses.

“Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subs Pasal 112 ayat (2) subs Pasal 111 ayat (1) yo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun,” pungkas orang nomor satu di jajaran Polres Tanjungbalai ini.

Rumah Dijadikan Lapak Jual Sabu

Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai  mengamankan 1 orang tersangka kasus narkotika jenis sabu di Dusun IV  Desa Sei Lendir, Kecamatan Sei Kepayang Barat, Kabupaten Asahan.

Tersangka A Batu Bara (43), warga Desa Sei Lendir, Kecamatan Sei Kepayang Barat, Kabupaten Asahan, Senin (20/7) sekitar pukul 12.30 wib dengan barang bukti 5 bungkus plastik klip transparan diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor 3,59 gram.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, sitaan barang bukti selanjutnya 1 bungkus plastik klip transparan berisi paket Rp 80ribu, sebanyak 4 bungkus plastik kecil dengan berat kotor 0,69 gram.

Satu bungkus plastik klip transparan berisi 1 bungkus plastik klip transparan kecil paket Rp 250ribu dengan berat kotor 0,25 gram. Satu bungkus plastik klip transparan berisi 1 bungkus plastik kecil transparan paket Rp 50ribu dengan berat kotor 0,46 gram, 1 bungkus plastik klip transparan berisi 6 bungkus plastik kecil transparan paket Rp 100ribu dengan berat kotor 0,92 gram. Dan 1 bungkus plastik klip transparan berisi diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor  1,05 gram.

Kemudian 1 buah dompet warna merah garis-garis coklat berisikan plastik klip transparan kosong, Uang Rp 200.000, diduga hasil penjualan narkotika jenis sabu, 1 unit kotak kaleng rokok merk Gudang Garam.

Setelah dilakukan penyelidikan dan hasil lidik A1 maka personel langsung mendatangi TKP dan melakukan penggerebekan di rumah tersebut dan melakukan penangkapan terhadap seorang laki laki bernama Aziddin Batu Bara.

Saat diamankan tersangka sedang duduk di dalam rumah tepatnya di bagian dapur rumahnya dan menemukan satu bungkus klip transparan berisi narkotika jenis sabu terletak tepat didepannya duduk dan dilakukan penggeledahan badan ditemukan kembali dikantong celana belakang satu kotak kaleng rokok gudang garam berisi 4 plastik klip transparan berisi diduga narkotika jenis sabu.

Petugas menginterogasi tersangka dan menerangkan bahwa narkotika jenis sabu tersebut adalah benar miliknya dengan barang bukti dan tersangka dibawa ke kantor guna pemeriksaan lebih lanjut,dan dikenakan pasal 114 ayat (1) subs pasal 112 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika,dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun,paling lama 12 tahun penjara. (ck04/rah)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button