Berita

Pengawas TPS Harus Netral dan Menjaga Integritas

TAPTENG, FaseBerita.ID – Bawaslu Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melalui Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Sibabangun melantik Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019.

Sebanyak 50 orang PTPS yang dilantik akan bertugas di 50 Tempat Pemungutan Suara (TPS)  yang tersebar di 6 desa dan 1 Kelurahan di Kecamatan Sibabangun. Pelantikan di gelar di gedung MDA Muhammadiyah Sibabangun, Senin (15/3). Dilantik dan diambil sumpah jabatannya secara langsung oleh Ketua Panwascam Sibabangun, Sopian Nasution.

Usai pelantikan dan pengambilan sumpah janji, kegiatan dirangkai dengan penandatanganan fakta integritas yang dilakukan perwakilan Pengawas TPS, untuk menjaga integritasnya selama penyelenggaraan Pemilu.

Dalam arahannya, Sopian Nasution berpesan agar Pengawas TPS senantiasa melaksanakan tanggungjawab moral terhadap tugas yang dibebankan, yakni, mengawasi persiapan pemungutan suara, mengawasi pelaksanaan pemungutan suara, mengawasi persiapan penghitungan suara, mengawasi pelaksanaan penghitungan suara, dan mengawasi pergerakan hasil penghitungan suara dari TPS ke PPS.

Lebih jauh disampaikan, pengawas TPS memiliki peran penting dalam penyelenggaraan Pemilu serentak yang akan dilaksanakan 17 April 2019 mendatang. Pengawas TPS merupakan garda terdepan di Pemilu. Dalam hal mengemban tugas, Pengawas TPS harus cerdas memastikan mengetahui by name, by addres daftar pemilih dan memastikan surat undangan sampai kepada pemilih. Pengawas TPS juga harus tahu pemilih yang menggunakan KTP elektronik, memastikan lokasi TPS mudah dijangkau oleh pemilih, khususnya untuk pemilih disabilitas.

“Pengawas TPS harus bersikap netral dan menjaga integritas. Tidak boleh memihak golongan tertentu dan mampu bekerja sungguh-sungguh sesuai tugas pokok dan fungsinya,” sebut Sopian, yang didampingi Kepala Sekretariat Panwascam Sibabangun Hot Parulian Hutabarat.

Usai pelantikan dan pengambilan sumpah, 50 anggota PTPS mengikuti bimbingan teknik (bimtek). Pelaksanaan bimtek bertujuan untuk memberikan pengertian dan pendalaman materi kepada Pengawas TPS supaya tidak salah langkah saat di lapangan nanti. PTPS dibekali ilmu tentang apa yang akan di lakukan dan apa tidak harus dilakukan di lapangan, serta tindakan apa yang harus diperbuat ketika terjadi hal-hal yang di luar dugaan di lapangan. (ztm/osi)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button