Berita

Pengacara Itu Pernah Curhat, Istrinya Minta Cerai

SIANTAR, FaseBerita.ID – Kematian almarhum Zulkifli Nasution SH (36), seorang pengacara yang ditemukan gantung diri di rumahnya, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besarnya. Namun, di balik kematian itu, muncul isu korban diduga depresi lantaran istrinya minta cerai.

Pantauan wartawan, Rabu (22/1) rumah duka di Jalan Silimakuta, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, masih ramai pelayat. Anak dan istri korban terus menangis tidak menyangka kalau orang yang mereka sayangi meninggal dengan cara seperti itu.

Semasa hidupnya, Zulkifli Nasution diketahui menjalankan usaha Levaransir (Penyediaan bahan baku di Rumah Sakit Balimbingan) yang merupakan peninggalan orang tuannya. Juga merangkap sebagai Advokat.

Almarhum sendiri dikenal sebagai seorang yang sangat dermawan, baik dan suka membantu sesama.

“Dia itu baik, Bang. Suka membantu sesama. Kemarin saja dia membantu untuk pembangunan masjid,” kata sejumlah warga.

Hanya saja, di balik itu semua, sebelumnya korban ternyata pernah curhat perihal rumah tangganya yang mau digugat cerai oleh istrinya.

Hal itu dibenarkan salahsatu rekan korban. Sumber mengaku teman dekat sekaligus teman curhat korban. Kata pria itu, sebelum peristiwa itu, korban pernah curhat bahwa istrinya minta diceraikan.

“Empat hari lalu, usai sholat subuh, almarhum pernah cerita ke saya sedang dalam banyak masalah. Itu pun berani saya tanyakan, karena almarhum itu saya lihat sering termenung dan melamun. Berhubung kami sudah kenal lama. Makanya dia (korban, red) pun mau cerita,” kata sumber.

“Saat itu almarhum mengaku lagi ada masalah. Lalu saya tanya masalah apa. Almarhum mengatakan mau digugat cerai sama istrinya. Hanya kata-kata yang ku ingat. Mau saya tanya lagi, kasihan dia,” ujarnya.

Namun, sambung sumber, selama ini, korban dikenal baik dan suka berbaur dengan masyarakat sekitar.

“Almarhum itu baik. Sering sedekah dan mau bandari kami minum kopi di warung depan puskemas itu. Bahkan, almarhum belakangan, hampir sering sholat subuh di Masjid Taqwa As Soleh di Jalan Silimakuta ini,” ujarnya.

Sayang, ketika masalah ini hendak dikonfirmasi kepada istri almarhum berinisial FU (36) menolak diwawancarai wartawan dengan alasan masih berduka. (mag03/fe)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button