Berita

Penetapan Tapal Batas di Madina: Setelah 12 Tahun, Keinginan Warga Akhirnya Terwujud

FaseBerita.ID – Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution mengeluarkan Surat Keputusan mengenai tapal batas wilayah antara Kecamatan Kotanopan dengan Kecamatan Muarasipongi.

Penetapan tapal batas wilayah ini sudah dua belas tahun dinantikan warga yang bertempat tinggal di wilayah relokasi bencana alam Muarasipongi yang terjadi pada tahun 2006 yang lalu. Saat itu, Bupati Madina masih Amru Daulay.

Sejak peristiwa bencana gempa dan longsor tersebut, warga sampai sekarang tetap bertahan tinggal di tempat relokasi yang selama ini diketahui masuk wilayah Kecamatan Kotanopan tepatnya di Desa Tobang.

Kondisi mereka cukup tertinggal, karena sudah dua belas tahun sama sekali belum pernah mendapat sentuhan pembangunan dari pemerintah daerah maupun pemerintahan desa yang terkendala administrasi wilayah.

Setelah Bupati Madina mengeluarkan SK mengenai tapal batas tersebut, dan relokasi warga korban bencana alam masuk ke wilayah Muarasipongi. Warga mengadakan acara syukuran yang dihadiri Bupati Dahlan Hasan Nasution, Sabtu (2/10/2019).

Syukuran yang berlangsung di lapangan sepakbola Muarasipongi tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Gozali Pulungan, pimpinan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Madina, dan tokoh masyarakat Kotanopan dan Muarasipongi.

Tokoh masyarakat, Zulfan dalam sambutannya mengatakan, SK penetapan tapal batas ini sudah lama dinantikan masyarakat Desa Muara Kumpulan Kecamatan Muarasipongi dan Desa Tobang Kecamatan Kotanopan, karena sejak terjadi gempa dan longsor pada tahun 2006 lalu telah membuat  warga korban Muarasipongi tinggal di relokasi

Wilayah relokasi tersebut berada di Desa Tobang Kecamatan Kotanopan, sementara korban adalah warga Muarasipongi sehingga selama di relokasi masyarakat merasa terasingkan.

“Selama 12 tahun tinggal di relokasi ini, kami tidak pernah merasakan pembangunan apapun, akibat ketidak jelasan wilayah,” ungkapnya

Meski dengan waktu yang panjang akhirnya SK bupati tentang penetapan relokasi ini masuk ke wilayah Desa Muara kumpulan telah keluar

Untuk itu, Zulfan mengucapkan terimakasih kepada Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dan Pemerintah Kabupaten Madina, Muspika Kotanopan, dan Kepala Desa, tokoh masyarakat, tokoh agama Desa Tobang yang telah menyetujui wilayah relokasi masuk ke wilayah Kecamatan Muara Sipongi.

Dengan keluarnya SK tersebut, masyarakat relokasi di Muarasipongi berharap perhatian dari Pemerintah, sehingga mereka bisa hidup layak dan sejahtera.

Sementara Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution menyampaikan rasa bangga atas tercapainya kesepakatan dan mufakat penetapan tapal batas tersebut.

“Alhamdulillah atas kesepakatan bersama, wilayah yang di tempati warga relokasi di desa Muara kumpulan masuk menjadi wilayah administrasi kecamatan Muarasipongi,” ucapnya

Selama ini, kata Dahlan. Masalah tapal batas antara Kecamatan Kotanopan dan Muarasipongi ini sangat ditakuti terjadi keributan akibat perbedaan pendapat,

“Apa yang kita lakukan hari ini yaitu syukuran penetapan tapal batas, menunjukan bahwa kita saling sayang menyayangi, dan menunjukkan mufakat bersama itu sebuah kata kunci untuk mencapai tujuan, apalagi ini demi masyarakat kita,

“Dan kepada panitia, saya ucapkan terima kasih, karena sudah sangat lama proses penyelesaian tapal batas ini dilakukan. tentu ini bisa jadi contoh untuk kalangan pemuda bahwa menyelesaikan permasalahan adalah dengan cara musyawarah mufakat, budaya ini harus kita jaga sebaik mungkin agar pembangunan di daerah kita ini lebih cepat dan masyarakat kita lebih sejahtera,” pesan Dahlan. (wan)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close