Berita

Pendulang Emas Ditodong Airsoft Gun

TAPTENG, FaseBerita.ID – SS (39) akhirnya diamankan polisi. Warga Jalan Sigaligging, Kelurahan Aek Parombunan, Kota Sibolga, ini dijemput petugas setelah mengancam akan menembak pendulang emas menggunakan airsoft gun.

Adalah AG (37) yang melaporkan tersangka ke polisi. Warga Dusun IV Bongal, Desa Sijagojago, Kecamatan Badiri, Tapteng, ini tak terima ditodong dan diancam akan ditembak oleh SS saat berusaha mencari dan mendulang emas di desanya pada Jumat (18/10/2019) lalu.

Menurut Kapolres Tapteng AKBP Sukamat melalui Pejabat Sementara (PS) Kasubag Humas Polres Iptu Rensa Sipahutar, sesuai laporan AG, peristiwa pengancaman yang diterimanya bersama dua rekannya saat mendulang emas itu pada Jumat sekira pukul 17.30 WIB.

Rensa menuturkan, awal mula peristiwa itu terjadi, AG dan dua rekannya tiba-tiba didatangi oleh SS (terlapor, red) di Dusun IV Bongal, Desa Sijagojago. Saat itu SS marah-marah kepada AG dan temannya sambil mengeluarkan ucapan akan melakukan penembakan terhadap mereka.

“Tiba-tiba datanglah terlapor menghampiri pelapor dan teman-temannya sambil marah mengatakan, keluar kalian, keluar kalian, kutembak kalian nanti,” ucap Rensa menirukan ucapan pelapor.

Melihat SS yang tiba-tiba datang dan marah sambil memegang senjata dan diarahkan kepada AG dan rekannya, mereka pun menghentikan aktifitas mendulang emas itu. Karena, lanjut Rensa, SS tidak sekedar mengancam lagi saat itu. SS malah telah meletuskan tembakan ke lokasi mereka mendulang emas.

“Seketika itu terlapor meletuskan sebanyak satu kali ke arah tempat pelapor mendulang emas sehingga pelapor dan teman-temanya ketakutan dan berhenti mendulang emas,” kata Rensa.

Belum habis sampai di situ, aksi SS menembakkan senjata yang dibawanya itu juga dilakukan lagi untuk yang kedua kalinya. “Terlapor kembali menembakan senjata tersebut ke arah atas sebanyak satu kali sambil berkata, gak ada otak kalian,” tutur Rensa.

Tidak terima dengan perkataan SS, lanjut Rensa, AG pun membalas perkataan SS dengan nada serupa.

“Saat itu si pelapor menjawab, jangan bilang gak ada otak kami pak, kalau kami gak ada otak, bapak juga gak ada otak,” kata Rensa.

Tak terima ucapannya dibalas, SS langsung mengarahkan senjatanya ke arah AG dan diancam untuk ditembak.

“Seketika itu juga mengarahkan senjata tersebut kearah pelapor sambil berkata, kutembak kau nanti, siapa dekingmu?” ucap Rensa kembali menirukan perkataan SS saat itu.

Merasa keselamatannya terancam, AG dan rekannya pun memutuskan meninggalkan lokasi. Dan akibat tidak terima dengan perlakuan SS, maka AG pun melaporkannya ke Polres Tapteng dan SS pun telah diamankan.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan, yakni senjata yang digunakan oleh SS mengancam AG dan rekan kerjanya. “Barang bukti satu unit senjata jenis airsoft gun No. 17C07802,” kata Rensa. (dh)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker