Berita

Penderita ISPA di Sibolga Meningkat

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Kabut asap yang melanda Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah dalam beberapa minggu belakangan, tak hanya merugikan pihak penerbangan saja. Dampak kabut asap yang melanda kedua daerah ini ternyata justru membuat meningkatnya penderita Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA) bagi warga Kota Sibolga.

Menurut Plt Direktur RSU FL Tobing Sibolga Dr Donna Pandiangan, Jumat (27/9/2019) di kantornya, semenjak Kota Sibolga dilanda kabut asap, terjadi peningkatan penderita penyakit saluran pernafasan dari jumlah perbandingan sebelumnya, sejak tanggal 1 hingga 13 Sptember 2019, untuk penyakit saluran pernafasan untuk rawat jalan hanya sebanyak 5 orang, begitu juga dengan pasien rawat inap hanya sekitar 2 orang, sehingga total pasien penderita infeksi saluran pernafasan jumlahnya sebanyak 7 orang.

“Namun sejak Kota Sibolga dilanda kabut asap yang diperkirakan sejak tanggal 14 September hingga 27 September, pasien rawat jalan meningkat drastis menjadi 27 orang, sedangkan pasien rawat inap menjadi 21 orang. Sehingga jumlah keseluruhan pasien penderita saluran pernafasan menjadi 48 orang dari sebelumnya hanya sebanyak 7 orang,” jelas Dr Donna Pandiangan.

Lanjut dia, dari jumlah peningkatan pasien yang dalam kurun waktu dua minggu (14 hari) saja, dari rincian pasien yang jumlahnya 48 orang tersebut didominasi pasien anak-anak yang jumlahnya mencapai 25 orang, sementara pasien remaja, dewasa, dan lansia jumlahnya 21 orang.

“Ini semua adalah penderita infeksi saluran pernapasan, dimana dapat diduga akibatkan terjadinya fenomena kabut asap yang melanda Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah,” jelas.

Oleh karena itu, Plt Direktur RSU FL Tobing Sibolga berharap kepada warga Kota Sibolga senantiasa waspada terhadap dampak kabut asap yang melanda Sibolga. Jika memang keluar rumah, disarankan agar menggunakan masker, agar kabut asap tersebut tidak langsung terhirup. (mis)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close