Berita

Pendaftaran Kuota Gratis kepada Siswa Diperpanjang

JAKARTA, FaseBerita.ID-Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memperpanjang masa pendaftaran bantuan gratis kuota 35 GB per bulan guna meringankan beban siswa di semua jenjang dalam rangka pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Pendaftaran bantuan pulsa yang semula 30 Agustus diperpanjang hingga 11 September mendatang.

Hal ini dimaksudkan untuk memberikan keringanan mereka dalam melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring.

Sebelumnya, pengisian data nomor handphone melalui aplikasi Dapodik harus dilakukan pada 31 Agustus 2020.

Namun, karena mempertimbangkan waktu yang sedikit, Kemendikbud memperpanjang pengisian data hingga 11 September 2020.

Arahan tersebut tecantum di dalam Surat Edaran (SE) Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) Nomor 8310/C/PD/2020 perihal Program Pemberian Kuota Internet.

Surat ini ditandatangani oleh Dirjen PAUD Dikdasmen Jumeri pada Jumat (28/8) pekan lalu.

“Menindaklanjuti Surat kami Nomor 8202/C/PD/2020 tanggal 27 Agustus 2020 perihal Program Pemberian Kuota Internet Bagi Peserta Didik, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut,” tulis Jumeri dalam SE tersebut yang dikutip JawaPos.com, Senin (31/8).

“Tenggat waktu penginputan nomor peserta handphone peserta didik ke dalam Aplikasi Dapodik diperpanjang sampai dengan 11 September 2020,” sambung dia.

Adapun, pemberian kuota akan diberikan dalam bentuk pulsa. Di mana nantinya, pulsa tersebut akan dikirim ke nomor HP para peserta didik yang terinput di aplikasi Dapodik.

“Pemberian pulsa akan diberikan berdasarkan nomor handphone yang telah diinput dalam Aplikasi Dapodik,” jelasnya.

Bantuan pulsa akan diberikan selama empat bulan. Perpanjangan waktu pendaftaran tertuang dalam Surat Edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD-Dikdasmen) Nomor 8310/C/PD/2020 tentang Program Pemberian Kuota Internet yang diteken Dirjen PAUD-Dikdasmen Jumeri pada Jumat (29/8) lalu.

“Menindaklanjuti Surat kami Nomor 8202/C/PD/2020 tanggal 27 Agustus 2020 perihal Program Pemberian Kuota Internet Bagi Peserta Didik, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut,” tulis Jumeri, mantan Kepala Dinas Pendidikan Jateng itu.

Tenggat waktu penginputan nomor handphone peserta didik ke dalam Aplikasi Dapodik diperpanjang sampai dengan 11 September 2020. Kuota akan diberikan dalam bentuk pulsa. Nantinya, pulsa akan dikirimkan ke nomor HP yang telah diinput di Aplikasi Dapodik.

“Pemberian pulsa akan diberikan berdasarkan nomor handphone yang telah diinput dalam Aplikasi Dapodik,” kata Jumeri.

Selain siswa, Kemdikbud juga memberikan kuota internet gratis kepada guru, mahasiswa, dan dosen selama 4 bulan hingga Desember 2020. Lalu, bagaimana cara mendapatkan kuota internet gratis 35 GB untuk siswa.

Berdasarkan surat edaran dari Kemendikbud No 8202/C/PD/2020, begini aturannya.

Pertama, menugaskan kepada seluruh kepala satuan pendidikan agar melengkapi nomor handphone untuk peserta didik yang aktif. Pengisian data melalui aplikasi Data Pokok Pendidikan atau Dapodik sebagai sistem pendataan skala nasional yang terpadu dan merupakan sumber data utama pendidikan nasional.

Aplikasi ini berfungsi untuk menjaring data pokok pendidikan (Satuan Pendidikan, Peserta Didik serta Pendidik dan Tenaga Kependidikan) yang akan dimanfaatkan dalam berbagai kebijakan pendidikan.

Kedua batas waktu pengisian data 11 September 2020. Sejak surat edaran dikeluarkan, wali kelas telah meminta orang tua atau siswa untuk mengisi nama dan nomor telepon yang aktif. Nantinya Kemendikbud akan mengirimkan kuota internet gratis 35 GB untuk siswa, 42 GB untuk guru, dan 50 GB untuk mahasiswa, serta dosen per bulan. Pemberian kuota internet gratis akan berlangsung September-Desember 2020.

Jumeri meminta agar semua kepala satuan pendidikan mengisi nomor ponsel bagi para peserta didik melalui aplikasi Dapodik. “Kami mohon saudara dapat mengawal pengisian data dimaksud dengan baik dan optimal,” kata Jumeri.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim saat Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI di Jakarta, Kamis (27/8) mengatakan Kemendikbud memberikan bantuan pengadaan pulsa untuk memecahkan kendala pulsa kuota internet dalam mengakses pembelajaran jarak jauh (PJJ). “Pulsa, pulsa, pulsa, ini adalah (masalah) nomor satu,” kata Nadiem.

Menurut rencana, kata Nadiem, dari total Rp 7,2 triliun akan diberikan subsidi kuota internet selama empat bulan, terhitung dari September-Desember 2020. Siswa akan mendapat 35 GB/bulan, guru akan mendapat 42 GB/bulan, mahasiswa dan dosen 50 GB/bulan.(jp/sm)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button