Berita

Pencurian Helm di Masjid Terekam CCTV

SIANTAR, FaseBerita.ID – Aksi pencurian helm terekam CCTV saat para jamaah masjid sedang menunaikan Salat magrib, di halaman Masjid Al-jihad Jalan Melati, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat pada Selasa (20/08/2019) sekira pukul 19.00 WIB.

Aksi pelaku ini terekam dalam kamera yang telah terpasang di masjid bahwa ada seorang pria terlihat memasuki halaman parkir masjid dengan mengendarai sepedamotor Yamaha Mio J warna merah putih tanpa plat.

Kemudian pria tersebut masuk ke pekarangan mesjid setelah jamaah melangsungkan Salat magrib. Sehingga pria yang mengenakan baju putih dan topi hitam langsung bersiap mengambil salah satu helm jenis LTD milik salah seorang jamaah.

“Ya benar Bang, kemarin ada warga yang Salat di sini. Namun setelah siap shalat, warga seketika kaget lantaran helm yang diletak di atas sepeda motornya sudah hilang. Selanjutnya warga yang kehilangan itu mendatangi saya untuk memutarkan CCTV,” ujar Adi selaku petugas jaga masjid tersebut.

Setelah CCTV diputar, kelihatan seorang pria mengambil helm. Sehabis mendapatkan helm tersebut, pelaku langsung memakainya dan pergi keluar dari masjid.

Dari rekaman CCTV tersebut, tampak jelas ciri-ciri pelaku.

“Jadi dari rekaman itu kami langsung telusuri rupanya si pelakunya memang kerap terekam CCTV sering mencuri di mesjid ini,” ungkap Adi.

Korban yang bernama Muhammad Imran (23) warga Jalan Patuan Anggi, Kelurahan Suka Dame, Kecamatan Siantar pada Rabu (21/08/2019) sekira jam 17.00 WIB mendatangi Polsek Siantar Barat untuk membuat laporan.
Setelah sampai di Polsek, korban menceritakan kejadian itu kepada petugas piket.

“Saya tadi mau Salat magrib Pak, karena buru-buru helm kuletakkan begitu saja di atas kereta dekat stang. Pas mau pulang, helm ku sudah raib,” katanya.

“Sempat saya cek CCTV mesjid, sambil menandai pelakunya. Ketika ingin beranjak ke Polsek Siantar Barat. Tadi sempat kulihat kereta pelakunya sesuai dari CCTV sedang terparkir di halaman salah satu kafe Jalan Kartini. Karena saya takut untuk menemui, akhirnya saya pergi ke Polsek membuat laporan,” kata korban. (mag03)

iklan usi



Back to top button