Berita

Pencuri Lembu Lari Truk Dibakar: Empat Lembu Sudah Dimuat di Mobil

FaseBerita.ID – Kekesalan warga desa Pulau Rakyat Pekan, Kecamatan Bandar Pulau, Asahan atas seringnya terjadi aksi pencurian hewan ternak lembu di desa mereka memuncak.

Hal itu dilampiaskan dengan membakar truk Colt Disel BK 8501 ZX diduga milik pelaku pencuri lembu, Rabu (4/3) malam sekitar pukul 23.30 WIB.

Kapolsek Bandar Pulau, melalui Kanit Reskrim Iptu B Simamora saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (5/3) membenarkan kejadian tersebut.

Pihaknya malam itu juga setelah mendapatkan informasi dari warga langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pengamanan, bahkan massa sempat semakin ramai berdatangan dari desa lain ke lokasi kejadian.

“Iya benar, truknya sudah diamankan. Kami imbau kepada masyarakat untuk tenang dan tidak melakukan hal hal yang anarkis,” ujarnya.

Informasi dihimpun, truk itu terlihat mencurigakan parkir di tengah perkebunan yang jauh dari pemukiman warga diduga untuk mengangkut hasil ternak curian. Peristiwa itu bermula atas kecurigaan salah seorang warga bernama Budiman (48) dan anaknya.

Mereka mengetahui adanya truk masuk ke lokasi kebun yang jauh dari pemukiman warga sekitar pukul 23.00 WIB. Lalu dilakukan pengintaian, ternyata kecurigaannya benar terlihat mobil parkir di tengah kebun, selang beberapa menit terdengar seseorang membawa lembu dan menaikkan keatas mobil colt diesel.

Kemudian Budiman meminta bantuan warga untuk melakukan penangkapan. Melihat warga berdatangan pelaku melarikan diri meninggalkan mobil truk yang sudah bermuatan 4 ekor lembu, dan 1 ekor lembu belum diangkut.

Warga yang berdatangan ke lokasi terus melakukan pengejaran dan pencarian hingga pukul 00.15 WIB dini hari, namun pelaku tak dapat ditemukan sehingga warga yang marah dan sudah ramai berkumpul semakin tersulut emosinya dan melampiaskannya pada truk pelaku yang kemudian dibakar massa.

Menurut warga diperkirakan kawanan tersebut berjumlah lima orang. Tidak jauh dari lokasi kejadian ditemukan warga sebuah sepeda motor tanpa plat. Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polsek setempat.

“Semoga dengan adanya kejadian ini tak ada lagi pelaku pencurian lembu yang sudah sangat meresahkan warga desa kembali ke kampung kami. Karena sudah sering terjadi. Kasian pemilik lembu yang bisa rugi sampai puluhan juta,” kata Paimin, salah seorang warga desa seempat. (per/rah)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker