Berita

Pencopotan Budi Utari dari Sekda Rekomendasi Gubsu

SIANTAR, FaseBerita.ID – Pencopotan Budi Utari Siregar dari jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar bukan mendadak. Kebijakan tersebut sudah melalui proses tahapan dan merupakan rekomendasi dari Gubernur Sumatera Utara (Gubsu).

Kabag Humas dan Protokoler Pemko Pematangsiantar Hamam Sholeh, Kamis (26/9/2019) menerangkan, April 2019, Walikota Pematangsiantar Hefriansyah menyurati Inspektorat Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Isi suratnya, meminta Inspektorat Sumut memeriksa Budi Utari selaku Sekda Pematangsiantar. Permintaan itu berdasarkan adanya informasi yang menyebutkan Budi Utari diduga melakukan tindakan di luar tugas dan tanggungjawabnya sebagai Sekda.

Atas surat tersebut, Inspektorat Sumut turun ke Pematangsiantar dan memeriksa para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Sekda. Hasil pemeriksaan disampaikan kepada Gubsu.

Setelah menerima hasil pemeriksaan Inspektorat, Gubsu menerbitkan rekomendasi kepada Walikota Pematangsiantar untuk melakukan evaluasi terhadap Sekda.

“Atas rekomendasi tersebut, walikota mengeluarkan keputusan mencopot Budi Utari dari jabatan Sekda, dan menunjuk Kusdianto sebagai Plh Sekda. Untuk Sekda defenitif, nantinya walikota menyampaikan permohonan kepada Gubsu,” tambah Hamam Sholeh.

“Jadi, pergantian Sekda bukanlah tindakan buru-buru atau dadakan, melainkan telah melaui proses dan tahapan. Pergantian ini juga tidak hubungannya dengan suka atau tidak suka,” terangnya, seraya menambahkan Walikota Pematangsiantar Hefriansyah dan Plh Sekda Kusdianto mengikuti pertemuan terkait pelaksanaan Pilkada 2020 di kantor Gubsu di Medan. (pra)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button