Berita

Pemudik Harus Waspadai Rawan Longsor di Jalinsum Parapat

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Masyarakat yang akan mudik Lebaran 2019 diimbau agar meningkatkan kewaspadaan bila melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di Desa Sibaganding, Kecamatan Girsang Simpa­ngan Bolon, Parapat, Kabupaten Simalungun terhadap bahaya longsor.

Berdasarkan pantauan wartawan yang melakukan kegiatan Liputan Jalur Mudik 2019 di Parapat, Jumat (17/5), di kawasan tersebut merupakan jalur perlintasan pemudik dari berbagai provinsi agar waspada terhadap bahaya bencana longsor yang sewaktu-waktu bisa saja kapan terjadi.

Pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas di jalur ini, sebab material longsor susulan dari perbukitan Danau Toba bisa kapan saja terjadi dan ditambah intensitas curah hujan didaerah itu.

Untuk mengantisipasinya sebaiknya pemudik maupun pengguna jalan dapat memilih jalan alternatif untuk menuju Parapat atau Kota Pematangsiantar.

Jika dari arah Balige menuju Pematangsiantar mau­pun Medan sebaiknya melalui Siborongborong-Dolok Sanggul hingga dari Sidikalang menuju Merek.

Dari Balige menuju Kisaran atau Rantauparapat hendaknya melalui jalur Por­sea menuju Parhitean hingga Aek Kanopan.

Kemudian bila pemudik menuju Pematang­siantar-Parapat dan Balige dapat mengambil jalan alternatif dari simpang palang melalui perbukitan Sitahgoan hiingga Girsang Simpangan Bolon.

Sedangkan dari arah Tapanuli menuju Medan juga bisa memilih alternatif dari Pelabuhan Ajibata (Toba Samosir), kemudian ke Samosir dan menyeberang lagi ke Pelabuhan Tiga Ras untuk melanjutkan perjalanan ke Pematangsiantar- Medan.

Imbauan bagi pemudik atau pengguna jalan tidak melintasi ruas jalan yang longsor dan lebih baik melalui jalan alternatif untuk menuju Parapat atau Kota Pematangsiantar. (ant/int)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button