Berita

Pemko Tanjungbalai Tak Sediakan Tempat, Wahana Bermain Anak di Jalan Umum

FaseBerita.ID – Tidak tersedianya tempat bagi pedagang wahana mainan anak istana balon dan odong odong di Tanjungbalai, membuat mereka nekad buka lapak di jalan umum tanpa izin dari pemerintah setempat. Seperti yang terjadi, Minggu (3/11/2019), suara mesin diesel meraung menjelang azan magrib berkumandang.

Asap hitam dari saluran pembuangan diesel membubung tinggi seiring riuhnya kendaraan melintas di jalan sepatu roda pintu masuk Lapangan Pasir Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah Kota Tanjungbalai, karena wahana mainan anak istana rumah tersebut dengan nekad dibuka di tengah jalan hingga menimbulkan kemacetan lalu lintas.

Pantauan di lapangan, wahana mainan anak istana balon tidak mempunyai tempat yang layak sehingga menimbulkan kemacetan bagi pengendara. Ismail (54) pengelola istana balon ini mengungkapkan kekesalannya terhadap Pemerintah Kota Tanjungbalai maupun DPRD, yang mana janji mereka tidak terlaksana sampai saat ini.

“Janji hanya tinggal janji, bagaimana nasib kami ini. Janji mereka, kami ini mau dipindahkan ke pasiran. Tapi sampai sekarang realisasi kepada kami belum ditanggapi, sehingga kami merasa tidak seperti masyarakat Tanjungbalai,” terangnya.

Maulana Juang Harahap (28), pengendara yang sedang lewat ketika ditanyai menyanyangkan sikap Pemko yang terkesan tutup mata perihal kejadian ini. Dan dikhawatirkan akan mengakibatkan terjadi bentrokan antara pengguna jalan dengan para pengelola wahana permainan.

“Semoga pihak Pemko Tanjungbalai secepatnya merelokasikan wahana mainan anak ini ke tempat yang cocok, karena adanya permainan ini berguna untuk membantu daya pola pikir anak. Kalau disinikan terganggu, pejalan atau pengendara yang sedang melewati bisa saja terjadi bentrok sama pihak peengelola,” ucapnya.

Ketika hendak dikonfirmasi, Humas Pemko Tanjungbalai tidak berhasil ditemui karena sedang tugas di luar kota. (ck2/ahu)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close