Berita

Pemko Sibolga Ajukan 9 Ranperda ke DPRD

FaseBerita.ID – Pemerintah Kota Sibolga, Selasa (18/2), mengajukan 9 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) kepada DPRD untuk bisa disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Pembukaan rapat paripurna pengajuan Ranperda tersebut yang dilaksanakan di ruang paripurna dan dipimpin Ketua DPRD Syukri Penarik dan dihadiri Walikota Syarfi Hutauruk, Wakil Walikota Edi Polo Sitanggang, Sekda Sibolga M Yusuf Batubara, Forkopimda Sibolga, para pimpinan SKPD, TP PKK dan undangan lainnya.

Setelah Rapat Paripurna DPRD dibuka oleh Ketua Syukri Penarik, Wakil Ketua Jamil zeb Tumori langsung melakukan interupsi terkait pengajuan 9 Ranperda oleh Walikota Syarfi Hutauruk. Interupsi langsung ditanggapi oleh anggota DPRD Sibolga, sehingga menyepakati bahwa pengajuan 9 Ranperda tersebut, yang bisa untuk diajukan dan dibahas DPRD Sibolga hanya 6 Ranperda.

“Ini tidak bisa diterima, mengapa saat pengajuan ke dewan yang langsung dirapatkan oleh Baleg, pengajuan awal hanya 8 Ranperda. Dan setelah dibahas oleh baleg hanya 6 Ranperda yang bisa untuk diajukan ke DPRD Sibolga. Dan setelah undangan kami terima justru menjadi 9 Ranperda yang diajukan dalam rapat paripurna ini,” jelas Jamil.

Menurut Jamil, dalam pengajuan Ranperda yang diusulkan, ada dua Ranperda yang naskah kajian akademisnya dan konten Perdanya belum ada, sehingga belum layak untuk diajukan dan terkait satu Ranperda tentang penyertaan modal dan aset di perusaan daerah dibahas sambil berjalannya pembahasan 6 Ranperda lainnya.

Akhirnya, setelah melalui kajian dan saran dari beberapa anggota DPRD Sibolga yang hadir dalam rapat paripurna tersebut, di antaranya Toni A L tobing yang juga mantan Ketua DPRD periode yang lalu, Hj Nur Arifah serta anggota DPRD Sibolga lainnya, Ketua DPRD Syukri Penarik memutuskan bahwa pembahasan usulan Ranperda oleh walikota Sibolga hanya membahas 6 Ranperda dan satu Ranperda tentang Penyertaan Modal dan aset di Perusaan Daerah dibahas sambil berjalannya pembahasan 6 Ranperda lainnya.

Setelah DPRD Sibolga Menyepakati pengajuan Ranperda yang akan dibahas oleh DPRD Sibolga, dilanjutkan dengan sambutan Walikota Sibolga HM Syarfi Hutauruk, tentang pengajuan 6 Ranperda untuk menjadi peraturan daerah.

Walikota Sibolga HM Syarfi Hutauruk dalam sambutannya pada nota penyampaian 6 Ranperda kepada DPRD Sibolga menyampaikan terima kasih atas perhatian DPRD Sibolga yang telah bekerja dengan baik untuk pengajuan 6 Ranperda untuk selanjutnya ditetapkan menjadi Perda.

Keenam perda yang diajukan oleh pemerintah kota adalah perda tentang retribusi pelayanan kesehatan di Dinas Kesehatan. Kedua, penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima, ketiga kawasan tanpa rokok, keempat pengelolaan air limbah domestic. Kemudian kelima, pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran dan keenam ketentraman dan ketertiban umum,” kata walikota.

Dirinya juga berharap agar usulan 1 perda tentang penyertaan modal dan aset di perusahaan daerah dapat diusulkan, sehingga pengajuan Ranperda ini menjadi 7 Ranperda, yang akan dibahas usai rapat ini.

“Kita berharap pengajuan satu ranperda tentang penyertaan modal dan aset pada perusahaan Daerah bisa terwujud, sebab kita sudah lapor pada BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) dan memerintahkan agar segera melaporkan keuangan dan aset daerah dengan menyarankan pada kita agar jika memang sudah mengajukan Ranperdanya ke DPRD Sibolga, agar dapat melampirkan pengajuan ke DPRD ini, dalam laporan yang akan diberikan ke BPK,” jelasnya. (mis)

Universitas Simalungun  
Tags

Berita lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close