Berita

Pemko Siantar Tak Serius Terapkan Peraturan, Angdes Masih Pemicu Kemacetan

SIANTAR, FaseBerita.ID – Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui Dinas Perhubungan telah mengeluarkan peraturan bahwa angkutan desa (Angdes) tidak bisa masuk jalur kota. Pihak Pemko Siantar terkesan tidak serius menerapkan peraturan tersebut. Buktinya, hingga saat ini Angdes masih bebas beroperasi di kota, bahkan salah satu penyebab kemacetan.

Seperti yang pernah diungkapkan Kadis Perhubungan Kota Pematangsiantar Esron Sinaga bahwa peraturan tersebut dibuat guna mengurangi volume kendaraan yang melintas di kota. Dengan tujuan untuk mengurangi kemacetan.

Informasi dihimpun, peraturan tersebut sudah setahun disosialiasikan. Namun, penerapannya tidak maksimal dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan. Berbagai merek Angdes mobil yang berasal dari Kabupaten Simalungun masih bebas beroperasi di pusat Kota Pematangsiantar.

Abadi Siagian, warga Pematangsiantar, mengutarakan bahwa tidak ada keseriusan aparatur terkait untuk menerapkan peraturan yang telah dibuat. Terkesan peraturan tersebut untuk menakut-nakuti pihak pengusaha Angdes.

“Kalau sudah ada peraturannya, kenapa Angdes masih bebas beroperasi di pusat kota? Apa tindakan Pemko Siantar? Ada apa dengan peraturan yang dibuat itu?” ungkapnya.

Menurutnya, peraturan tersebut sudah sangat baik untuk mengatasi kemacetan di Kota Pematangsiantar.

Seyogianya, peraturan tersebut diterapkan, mungkin kemacetan di Kota Pematangsiantar bisa terurai.

Kadis Perhubungan Kota Pematangsiantar Esron Sinaga yang hendak dikonfirmasi, Senin (6/1) tidak berada di kantornya. (mag-03)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button