Berita

Pemeriksaan Eks Sekda: Hefriansyah Siap, Budi Utari Sakit

SIANTAR, FaseBerita.ID – Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar Budi Utari Siregar seyogianya menjalani pemeriksaan oleh Walikota Hefriansyah, Rabu (30/10/2019). Namun pemeriksaan batal karena Budi Utari sakit.

“Kalianlah yang tau itu. Semalam cakapnya lain kan… Karena semalam ada saya lihat (berita) di media kalau beliau sangat antusias mau datang. Aku sudah prepare (persiapkan),” ujar Hefriansyah, kemarin.

Hefriansyah mengaku, sesuai informasi yang diterimanya, Budi Utari sudah melayangkan surat keterangan sakit. Hanya saja, katanya, surat itu ada di Bagian Umum.

“Saya belum melihat suratnya. Dia sakit apa? Apakah dia opname? Kalau untuk jadwal pemanggilan ulang, ya pastilah,” katanya.

Hefriansyah menambahkan, agenda pemeriksaan terhadap Budi Utari terkait dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan. Sedangkan terkait pengaktifan kembali dan pemberhentian Budi Utari sebagai Sekda Pematangsiantar, katanya, sudah sesuai isi surat dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Pemeriksaan juga akan dilakukan oleh pimpinan tertinggi Pemko Pematangsiantar, Inspektorat, dan BKD,” terangnya.

“Di surat dari KASN tidak ada diberitahukan atau dituliskan tanggal berapa dia harus dikembalikan ke jabatannya. Di situ ada tenggat waktu 14 hari. Kalau untuk kasus lainnya, kita lihat nantilah,” tukas Hefriansyah seraya masuk ke mobil dinas.

Terpisah, Kabag Humas dan Protokoler Pemko Pematangsiantar Hamam Sholeh saat dikonfirmasi membenarkan adanya surat keterangan Budi Utari Siregar.

“Benar beliau sakit dan disertakan surat keterangan sakit dari Rumah Sakit Ridos Medan. Surat sakit yang dikeluarkan dokter tanggal 29 Oktober-31 Oktober 2019. Surat itu sudah kita terima tadi pagi,” jelasnya.

Sholeh menambahkan, selanjutnya akan diatur ulang jadwal pemeriksaan terhadap Budi Utari Siregar. Hanya saja waktu tepatnya belum bisa ditentukan.

“Pemeriksaan akan kita jadwal ulang. Tapi tanggal berapa, kita belum bisa pastikan,” ujarnya. (mag-04)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button