Berita

Pembunuhan Pendeta Melinda; Hasil Penyidikan, Korban tidak Dinodai

FaseBerita.ID – Polda Sumsel kini mendalami kasus pembunuhan terhadap Melindawati Zidomi (24).

Dalam penyelidikan, polisi mengungkapkan fakta baru dimana korban tidak diperkosa oleh pelaku.

“Korban ini bukan diperkosa, hanya pencabulan dan langsung dibunuh,” kata Kapolda Sumsel, Irjen Zulkarnain Adinegara saat memberikan keterangan pers di Mapolda Sumsel, Jumat (29/3).

Ia mengakui, semula, memang tim menemukan cairan diduga sperma. Tapi, ternyata, barang bukti tersebut merupakan air liur. Meskipun begitu, cairan itu telah dikirim ke Jakarta untuk memastikannya.

Ditambahkannya, korban memang tidak diperkosa. Hanya saja, pelaku melakukan pencabulan dengan menggunakan benda keras. Hal ini dibuktikan dari hasil visum. Dimana terjadi kerusakan pada alat vital korban. “Jadi mereka ini menggunakan tangan mereka,” ujarnya.

Diketahui, penangkapan ini berawal dari informasi jika ada empat warga yang berada di lokasi tersebut. Polisi mengamankan keempat orang tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui dua diantaranya merupakan pelaku. Keduanya pun mengakui perbuatannya.

Polisi pun langsung meminta kedua pelaku untuk menunjukkan sejumlah barang bukti. Hingga akhirnya, ditemukan karet ban, hasil belanja korban dan sejumlah barang bukti lainnya.

“Pelaku ini jerat pasal berlapis, yakni pembunuhan disertai pencabulan dengan ancaman hukuman mati,” tutupnya.

Sebelumnya, Irjen Zulkarnain Adinegara sempat menyebutkan jika korban terlebih dahulu diperkosa sebelum akhirnya dibunuh. Hal itu, berdasarkan temuan cairan diduga sperma yang ada disekitaran alat vital korban.

Hingga akhirnya, polisi berhasil mengungkapkan kasus tersebut dan menangkap dua pelaku yakni Hendrik (18) dan Nang (20). (jp/fi)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button