Berita

Pembobol Toko Roti Ganda Ternyata Suami Karyawan

SIANTAR, FaseBerita.ID– Setelah dua minggu dilakukan penyelidikan, identitas pembobol Toko Roti Ganda Jalan Kartini akhirnya terungkap dan sudah diamankan, Minggu (12/1). Pelakunya adalah suami karyawan toko itu sendiri.

Informasi dihimpun, pelaku sedikitnya lima orang. Namun hanya satu yang berhasil diamankan polisi. Yakni Roy (27) warga Jalan Maluku, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat.

Roy sendiri adalah suami L (25) karyawan tetap di toko itu. Bahkan, Roy disebut-sebut sebagai otak pelaku pembobolan.

Mia (24) salahsatu staf di bagian penerimaan barang di toko itu membenarkan penangkapan pelaku.

Saat ditemui, Senin (13/1) Mia mengatakan, pelaku sudah diamankan Satreskrim Polres Pematangsiantar. “Pelakunya sudah tertangkap, Bang. Manager saya lagi di Polres, dipanggil polisi tadi,” kata Mia.

Wanita ini juga membenarkan pelaku yang diamankan itu adalah suami rekannya berinisial L, salahsatu karyawan tetap di toko itu.

“Ia, bang. Salahsatu pelakunya suami karyawan di sini. Tapi sejak suaminya diamankan, dia ngak kerja lagi di sini,” ungkapnya sembari meninggalkan wartawan.

Sementara Kasat Reskrim Polres Pematang Siantar Iptu Nur Istiono saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya belum bisa memberikan keterangan lebih rinci soal penangkapan itu.

“Ia, bentar ya Bang,” ujarnya singkat lalu menutup sambungan selulernya.

Peristiwa kemalingan ini terkuak ke publik, Minggu (19/12) lalu. Toko Ganda yang berada di Jalan Kartini No. 21 Kelurahan, Proklamasi Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematang Siantar dibobol maling. Uang ratusan juta rupiah raib.

Kejadian tersebut pertama kali dilihat Mia (24), staf penerimaan barang di toko roti tersebut. Mia mengatakan, kejadian itu ia ketahui Minggu (29/12) pagi sekira pukul 08.00 WIB.

“Saya lihat Minggu pagi bang,” ujar Mia kepada wartawan.

Diakui Mia, Minggu pagi, ia membuka toko. Seterusnya ia naik ke lantai dua toko itu, dan melihat di bagian kasir gemboknya telah terbuka. Dari situ lah ia merasa curiga.

Ia kemudian mengecek uang berkisar Rp100 juta yang disimpan dalam brangkas toko. Namun, ia terkejut karena uang tidak berada lagi di tempat.

“Saya langsung koordinasi dengan Manager Toko perihal kemalingan ini. Seterusnya setelah dipastikan, ternyata toko dibobol maling melalui jendela sebelah kanan toko yang berada di lantai dua,” terang Mia.

Senin (30/12) siang, Manager Toko Ganda Andre (30) langsung mendatangi Ruang SPKT Polres Pematang Siantar untuk membuat laporan resmi.

Sementara petugas SPKT Polres Siantar langsung melakukan olah TKP ke lokasi. (Mag-03/fe)

 

 

 



Unefa

Pascasarjana
Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close