Berita

Pembayaran Dana Sertifikasi Guru di Simalungun Jangan Diskriminasi

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – DPRD Simalungun berharap tidak ada diskriminasi dalam pembayaran dana sertifikasi guru terutama bagi guru 1.695 Aparatur Sipil Negara (ASN) non sarjana yang sempat diberhentikan Bupati Simalungun.

“Jangan sampai ada diskiminasi atau balasa dendam kepada 1.695 guru ASN non sarjana yang sudah diaktifkan kembali oleh Bupati Simalungun dalam pembayaran dana sertifikasi,karena itu hak mereka,” tegas Bernhard.

Pasalnya menurut politisi Partai Nasdem itu kepada wartawan, Kamis (3/10) di Pamatang Raya, masih banyak guru ASN non sarjana yang sempat diberhentikan Juni lalu dan diaktifkan Bupati Simalungun kembali Agustus lalu ,belum menerima dana sertifikasi Januari-Juni 2019.

“Dinas Pendidikan jangan balasa dendam kepada 1.695 guru ASN non sarjana,saya akan laporkan ke Menteri Pendidikan jika dana sertifikasi ribuan guru yang belum menerimanya dicairkan segera,” ujar Bernhard.

Dia juga mengatakan,sebenarnya tidak ada alasan pembayaran dana sertifikasi guru masih banyak yang belum menerima karena anggaran ditransfer setiap 3 bulan atau per triwulan ke Pemkab Simalungun.

“Saya menilai ada kesalahan mekanisme pengelolaan keuangan oleh Dinas Pendidikan sehingga banyak guru yang belum menerima dana sertifikasi,” ujar Bernhard.

DPRD Simalungun menurutnya,juga pernah mempertanyakan kepada Kepala Dinas Pendidikan kendala pembayaran sertifikasi guru tidak bisa serentak dilakukan.

“Saya pernah pertanyakan kepada Kadis Pendidikan namun jawabannya tidak ada kendala pembayaran sertifikasi guru,tetap kenyataannya masih ribuan guru yang belum menerima setifikasi dan ada yang sudah menerima,” kata Bernhard.

Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Simalungun,Elviani Sitepu yang dikofirmasi membantah adanya diskriminasi dalam pembayaran dana sertifikasi guru.

“Dibayar semua tidak ada diskriminasi,pengusulan nya juga dilakukan secara bertahap,dan guru penerima dana sertifikasi itu ribuan org,datanya juga harus di masukkan ke aplikasi dan sampai sejauh ini sudah semua guru yang berhak menerima diusulkan,” ujar Elviani.

Namun saat ditanya apakah proses transfer dana sertifikasi ke rekening guru memakan waktu lebih satu bulan ,mengingat Agustus lalu,Kadis Pendidikan Pemkab Simalungun Elviani Sitepu juga sudah mengatakan dana sertifikasi guru sedang proses transfer,dia tidak bersedia menjawab. (int)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close