Berita

Pembawa 5 Kg Sabu Ditembak di Batubara

FaseBerita.ID – Tim Satnarkoba Polres Batubara berhasil menggagalkan upaya peredaran narkoba oleh dua orang warga berdomisili dari Kabupaten Bireuen, Aceh.

Keduanya terpaksa dihadiahi tindakan tegas terukur di kakinya karena tidak koperatif dan berupaya menghindari tangkapan petugas saat dilakukan pengembangan penyelidikan.

Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis, usai saat melakukan pers realease di Mapolres setempat kepada wartawan, Kamis (26/3) menyatakaan hal tersebut. Dikatakannya pengungkapan ini merupakan hasil kerja kerasa anak buahnya sehingga berhasil menggagalkan peredaran narkoba tersebut.

Kapolres mengatakan, sebelumnya upaya  Kasat narkoba AKP Henry DB Tobing, Kasat Intel AKP Feri Kusnadi, Kanit 1 Ipda Tamba bersama tim berhasil menciduk 2 (dua) orang bandar narkoba jenis sabu asal Aceh Kamis (19/3) lalu sekitar pukul 16.00 WIB.

Mereka menumpangi bus antar provinsi dan sedang singgah beristirahat makan di salah satu rumah makan di Kabupaten Batubara. Rencananya, mereka akan mengantarkan barang tersebut ke Palembang.

Adapun, identitas pelaku bernama Abdul Aziz (30) warga Dusun Teungah Desa Geulanggang Teungoh Kecamatan Kota Juang Kabupaten Biruen dan Salamun (31) warga Dusun Peutua Neubok Desa Alue Buya Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh.

Dari penggeledahan, tim Satres narkoba berhasil mengamankan barang bukti berupa 5 Kg narkotika jenis sabu, dengan modus sabu dibungkus dengan karung buah salak.

“Tersangka mengakui menerima narkotika sabu dari seseorang berinisial MZ Penduduk Aceh yang berdomisili di Medan (masih dalam pengejaran) untuk dibawa dari Medan tujuan Palembang dengan mendapatkan upah antar perorangnya sebesar Rp 20 juta” kata Kapolres.

Selain kedua tersangka, turut diamankan barang bukti 5 (lima) bungkus narkotika jenis sabu yang dikemas dengan plastik teh merk Guanyinwang warna kuning yang dibalut dengan lakban warna kuning seberat 5 (lima) kilogram yang disimpan dalam goni berisikan buah salak, 2 (dua) unit Hand Phone merk Nokia, 1 (satu) lembar tiket penumpang Bus PT Rafi an. Rezeki tujuan Medan – Palembang tanggal 19 maret 2020 dan 1 (satu) buah goni plastik berisikan salak.

Kedua tersangka disangkakan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana paling singkat 6 ( enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun, seumur hidup atau hukuman mati.

Kedua tersangka mengaku baru pertama kali melakukan aksinya karena diimingi puluhan juta oleh MZ si pemilik barang sabu. (per/rah)

Unefa

Pascasarjana

Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close