Berita

Pembangunan SOHO-Siantar City Mall Dilanjutkan

SIANTAR, FaseBerita.ID– PD PAUS dan PT SAI (Sinergi Abadi Indoglobal) Jakarta, menjalin komunikasi dalam menindak lanjuti perjanjian kerjasama pembangunan SOHO-Siantar City Mall. Pembangunan akan dilakukan setelah pengurusan sertifikat pengganti selesesai dilakukan.

Dirut PD PAUS Benhart BM Hutabarat saat dikonfirmasi, Kamis (12/12) mengatakan, perihal administrasi pertahanan terkait sertifikat asli (Aset) itu serta proses HGB di atas HPL juga tengah diupayakan dan kemudian diteruskan ke Pemko Pematangsiantar.

“Pengurusan sertifikat saat ini tengah ditangani oleh BPKAD lalu berkordinasi dengan BPN Pematangsiantar untuk menerbitkan sertifikat pengganti,” ujarnya.

Benhart mengatakan, pergantian sertifikat dilakukan karena sertifikat asli sudah tidak ditemukan. Jadi BPKAD dan BPN sudah berkordinasi untuk pergantian sertifikat. Pemko juga mendukung akan pembangunan tersebut.

“Pembangunan SOHO-Siantar City Mall dimulai tahun 2016 dengan model kerjasama join venture antara PD PAUS dengan PT SAI. Selama 3 tahun pembangunan pusat perbelanjaan modern itu pun terbengkalai. Saya sudah melakukan pembicaraan dengan pihak aset dan pihak pemerintah kota Pematangsiantar akan mendukung penuh pembangunan Siantar City Mall tersebut dan secepatnya akan kita urus kan sertifikat agar segera rampung dan pembagunan bisa secepatnya terlaksana juga,” ujarnya.

Terpisah perwakilan PT SAI Jakarta, Ratu Lendi Artha mengatakan setelah pergantian sertifikat dilakukan, kerjasama pembangunan pun dilanjutkan tanpa mengubah konsep semula.

“Kita tidak akan bisa bangun tanpa ada sertifikat. Setelah sertifikat itu keluar, PT SAI akan melakukan kewajiban. Kita membangun SOHO-Siantar City Mall berdasarkan perjanjian semula. Sesuai perjanjian kan kalau lahan tersebut aset pemko. Di surat perjanjian kalaupun sudah selesai surat perjanjian semua akan balik ke pihak pemerintah kota Pematangsiantar,” ujarnya.

Selain respon positif dari PD PAUS untuk menindak lanjuti kerjasama antara kedua belah pihak serta investasi PT SAI untuk pembangunan, Lendi juga melihat Kota Pematangsiantar perlu dihidupkan.

Sebagai investor, ia menilai Kota Pematangsiantar sebagai secondary city atau Kota kedua dari kota besar yang sedang dalam tahap pengembangan dan pembangunan.

“Siantar itu secondary city, kota kedua. Kami melirik kota kedua dari kota besar. Salah satu contohnya fasilitas belum lengkap, baru ada plaza atau Ramayana. Tapi, namanya one shop entertainment belum ada. disini Semua tersentlarisasi di satu tempat,” jelasnya.

Terpisah, Eduard Purba selaku Kordinator unit SCM PD PAUS menambahkan, dengan terealisasinya pembangunan pusat perbelanjaan modern ini, ke depan harapannya akan semakin meningkat perekonomian di Kota Pematangsiantar. Salah satunya adalah lapangan pekerjaan.

“Kerjasama pembangunan dan pengelolaan SOHO-Siantar City Mall, masuk dalam program kerja atau bisnis plan kedua belah pihak dengan menyesuaikan perkembangan dan ketentuan undang-undang yang baru,” ujarnya singkat. (Mag 04)

 



Pascasarjana

Unefa
Back to top button