Berita

Pembangunan Pasar Parlilitan Diharapkan Selesai Tepat Waktu

HUMBAHAS, FaseBerita.ID – Hampir sepekan, pekerjaan Revitalisasi Pasar Rakyat Parlilitan di Desa Sihotang Hasugian Tonga (Sihasto), Kecamatan Parlilitan terhenti. Belum diketahui penyebab terhentinya kegiatan Dinas Koperasi, Perdangangan dan Perindustrian Humbang Hasundutan senilai Rp1.733.499.013,00  yang dikerjakan oleh CV Tunghang Tama tersebut. Padahal, warga serta sejumlah pedagang sangat berharap proyek itu dapat selesai tepat waktu.

Sejumlah Pedagang, mengaku sangat kerepotan semenjak dimulainya pekerjaan pasar tadi, akhir Juli lalu. Mereka harus serba ekstra dalam menjalani rutinitas mingguan di  Pasar Tradisional yang menjadi pusat perbelanjaan di kota kuliner burung pamal tersebut. Namun, mereka dapat menerima serta memahami situasi, karena perbaikan pasar dimaksud adalah demi peningkatan kenyamanan mereka dalam melakukan transaksi dengan para pembeli. Akan tetapi, mereka juga sangat berharap pekerjaan itu dapat selesai tepat waktu.

A Munte, salah seorang pedagang di pasar Parlilitan menyebut, Dianya harus tiba lebih awal, karena harus terlebih dahulu mendirikan lapak dari tenda di jalan raya untuk dijadikan tempat jualan. Di mana, jalan tersebut sudah disepakati untuk relokasi pedagang sampai pekerjaan tersebut selesai.

“Sorenya, setelah pekan usai, kita juga harus kembali membongkar lapak. Karena jalan ini harus kembali digunakan,” ujar Munte.

“Belum lagi kalau hujan, kita pasti kelabakan,” imbuhnya.

Oleh karenanya, mereka sangat berharap pembangunan pasar tadi dapat segera selesai. Sehingga aktifitas di pasar itu dapat kembali normal, seperti sediakala.

“Kami pasrah untuk sementara seperti ini dulu. Yang penting pasarnya tambah baik dan dapat selesai tepat waktu. Akan tetapi, melihat perkembangannya, sepertinya sangat lambat. Dan sudah seminggu tak dikerjakan kapan selesainya. Belum lagi, sekarang memasuki musim penghujan,” timpal boru Tinambunan, pedagang lainnya.

Harapan senada disampaikan Samuel Sihotang. Selain itu, warga Ambasang Silima itu juga  mengeluhkan  kemacetan yang terjadi akibat dampak pekerjaan tersebut . Dikatakan, dengan digunakannya sebagian jalan lingkar untuk tempat berdagang, arus lalulintas selalu macet setiap Selasa (Pekan, red).

“Untuk keluar atau masuk ke Parlilitan,  kadang makan waktu lebih dari sejam,” terangnya.

Terpisah, Herbet Simamora selaku PPK kegiatan tersebut saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui kalau aktifitas di lokasi proyek berhenti, dan berjanji akan segera menyurati pihak rekanan untuk mempertanyakannya.

“Saya tidak tau kalau kegiatan tidak berjalan di lokasi. Tapi kemungkinan, terkendala dengan mobilisasi matrial baja ringan (Konstruksi). Janjinya kemarin, Senin (28/10/2019), mobilisasi sudah rampung. Coba nanti saya cek dan akan kita surati pihak rekanan,” ujar Herbet melalui sellulernya. (sht/osi)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker