Berita

Pembangunan Drainase Diprotes Warga, Lurah: Itu Sudah Benar

SIANTAR, FaseBerita.ID – Pembangunan drainase di Jalan Manunggal Karya, Kelurahan Tong Marimbun, Dusun Tombak Pulo-Pulo, Kecamatan Siantar Marimbun diprotes warga.

Pasalnya, pekerjaan saluran drainase yang diketahui bersumber dari serapan anggaran dari kelurahan tersebut dinilai hanya kurang tepat bagi warga. Hal ini terlihat dengan penyelesaian drainase yang hanya menyisahkan 50 meter.

Salah satunya protes disampaikan warga Jalan Manunggal Karya, Sunggul Hutasoit (48). Dia mendatangi Kantor Harian Metro Siantar di Jalan Sangnauwaluh Komplek Megaland, Kecamatan Siantar Timur, Senin (18/11) siang.
Kepada wartawan, Sunggul mengaku kecewa atas hasil penyelesaian pekerjaan pembangunan drainase tersebut. Dimana ada berkisar 50 meter lagi yang belum tersentuh oleh pembangunan itu. Padahal drainase yang memiliki panjang sekitar 50 meter itu sudah berkisar 2 tahun mengalami kerusakan parah.

Bahkan ada satu rumah warga yang ditempati oleh Oppung Pulo (80) menjadi sasaran air saat hujan tiba. “Tiap hujan, banjir lah rumah Opung itu. Aku pun jadi kasihan kali melihatnya,” sebut Sunggul Hutasoit.

Sunggul Hutasoit pun berpendapat jika penetapan pembangunan itu kurang tepat menurutnya. Dikarenakan drainase yang masih bagus, malah itu yang diperbaiki. Sedangkan drainase yang mengalami kerusakan malah dibiarkan.

“Itu kurang paslah bang. Kenapa nggak yang rusak dulu diperbaiki. Padahal drainase yang mengalami kerusakan itu, sudah menjadi usulan saat Musrenbang di tingkat kecamatan,” ucapnya.

Terpisah, Lurah Tong Marimbun Losten Siadari saat didatangi ke kantornya, Senin (18/11) mengatakan kalau pekerjaan itu sudah sesuai prosedur.

“Itu sesuai prosedurnya. Bahkan sudah ditinjau pihak pengawas sebelum dilakukan pembangunan,” ungkap Losten Siadari.

Losten Siadari menerangkan, awalnya dari program Musrenbang Kecamatan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi dengan warga, agar seluruh warga menyampaikan daerah mana saja drainase yang bermasalah untuk dilakukan perbaikan.

Selanjutnya hasil dari Musrenbang tersebut, Kelurahan Tong Marimbun menerima pembangunan drainase yang ditempatkan di Jalan Manunggal Karya Kelurahan Tong Marimbun, Dusun Tombak Pulo-Pulo, Kecamatan Siantar Simarimbun.

Di sisi sebelah kiri sepanjang 160 meter dengan dana sebesar Rp140 juta. Sebelah kanan sepanjangan 202 meter dengan dana Rp160 juta.

Baru-baru ini pembangunan drainase di sebelah kanan sepanjangan 202 meter telah selesai dikerjakan. Hanya saja ada berkisar 50 meter lagi tidak kesampaian. Hingga warga tersebut merasa protes. Losten Siadari juga mengatakan jika ia dan pihak kecamatan telah memanggil warga tersebut untuk menjelaskannya. “Itu dah dipanggil sama pak Camat, yah gimana lah dia tetap gak terima,” sebutnya.

Losten Siadari juga mengatakan, drainase yang tersisa tersebut akan dikerjakan di tahun 2020 mendatang.

“Nantilah bang itu aku kerjakan di tahun 2020. Kalau tahun ini tidak mungkin. Karena jumlah dana dan panjang drainase yang dibangun di wilayahnya telah ditetapkan,” ungkapnya.

Menurut Losten Siadari, apa yang telah ia kerjakan tersebut telah memenuhi syarat dan ketentuan. (Mag-03/des)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close