Berita

Pembagian Kios Pekan Tigaraja Parapat Diduga Tidak Berlaku Adil

PARAPAT, FaseBerita.ID – Pembagian kios yang baru dibangun di pekan Tigaraja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon (Girsip), Simalungun, dinilai pedagang tidak berlaku adil. Pasalnya pembagian kios pekan Tigaraja terkesan sarat KKN.

Dan menurut informasi berkembang, ada oknum pedagang yang menguasai lebih dari satu kios. Sementara pedagang yang lain tidak mendapatkan kios.

“Kami hanya mengharapkan pembagian kios Pekan Tigaraja berlaku adil, sebab kami lihat di lapangan, ada sebagian pedagang mendapatkan enam dan tiga kios. Sementara kami tidak dapat,” kata Ganda Silalahi, selaku pedagang, Kamis(10/10/2019).

Ganda juga menyampaikan, bahwa dalam waktu dekat para pedagang akan melakukan aksi pajang spanduk di Pekan Tiggaraja, sebagai bentuk protes terkait pembagian kios yang tidak merata.

“Bila tidak ada solusi dari pihak Kecamatan Girsip, dalam waktu dekat kita pedagang telah sepakat memajang spanduk di pekan Tigaraja. Kemudian masalah pembagian kios ini akan kita sampaikan kepada Bupati Simalungun,” ungkapnya.

Dijelaskan Ganda, masalah pembagian kios Pekan Tigaraja telah disampaikan kepada Komisi II DPRD Simalungun melalui telepon seluler. Kemudian wakil rakyat Simalungun menyarankan agar pengaduan dibuat secara tertulis.

“Saya sudah coba diskusi kepada anggota DPRD Simalungun melalui telepon, akan tetapi DPRD menyarankan supaya dibuat surat protes secara tertulis, dengan tembusan ke komisii IV dan Bupati Simalungun, dan surat protes itu telah kita konsep,” kata Ganda.

Menanggapi keluhan pedagang, Camat Girsip, Eva Suryati Ulyarta Tambunan menjelaskan, pihaknya belum pernah membagi kios di Pekan Tigaraja. Dan akan memanggil pedagang pemilik kios lebih dari satu.

“Saya belum ada membagi kios di Pekan Tigaraja. Kita akan panggil pedagang yang memliki lebih dari satu kios. Berhubung karena ada acara Poldasu Toba Lake Fiesta, makanya kita pending dulu memangil para pedagang,” kata Eva. (tons)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button