Berita

Pemalsuan SIUP dan SIPI Terbongkar, Ratusan Kapal Gagal Melaut

TANJUNGBALAI, FaseBerita.ID-Dokumen Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP) dan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) milik ratusan kapal pukat apung di Tanjungbalai diduga dipalsukan calo yang ditugasi mengurus. Petugas berhasil membongkar praktek tersebut, sehingga berakibat kapal gagal melaut.

Pantauan wartawan, Jumat (14/8/2020) di sungai Asahan terlihat ratusan kapal pukat apung bersandar dan tidak melaut.
Royen Gultom (53) selaku Ketua SBSI Nelayan Pukat Apung Kota Tanjungbalai saat di konfirmasi wartawan di kantornya Jalan Asahan, menerangkan bahwa gagal nya ratusan kapal pukat apung melaut akibat terbongkarnya dokumen kapal yang dipalsukan beberapa oknum agen kepengurusan izin.

“Kemarin karena adanya pemalsuan dokumen, ratusan kapal pukat apung ini gagal lah melaut. Terbongkarnya kami ketahui dari dua unit kapal pukat apung yang di tangkap, terbongkarlah bahwa ada pemalsuan dokumen Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP) dan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI),” kata Royen.

Dijelaskan Royen, akibat pemalsuan dokumen SIUP dan SIPI yang dilakukan beberapa oknum agen kepengurusan izin, sudah satu bulan ratusan kapal pukat apung tak bisa melaut.
“Sudah satu bulan ratusan kapal pukat apung ini tidak melaut, akibat nya banyak nelayan yang tidak bekerja,”bebernya

Royen Gultom meminta kepada pihak aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk segera mengusut dan menangkap pelaku-pelaku yang sudah memalsukan dokumen yang saat ini sudah merugikan pihak pengusaha dan para nelayan pukat apung.

“Harapan saya agar segera diusut oknum pelaku yang sudah memalsukan izin ratusan kapal pukat apung, dan juga meminta agar secepatnya izin yang asli dikeluarkan oleh instansi terkait agar nelayan pukat apung dapat bekerja lagi. Agar tidak bertambah pengangguran di Kota Tanjungbalai ini, mengingat Tanjungbalai kita ini daerah pesisir yang sudah pasti hampir 80% mata pencarian dari melaut,’katanya.(ck-04/esa)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button