Berita

Peletakan Batu Pertama Pembangunan BLK Gereja HKI

Memperluas Pengabdian dalam Menolong Masyarakat

FaseBerita.ID – Ephorus Huria Kristen Indonesia (HKI) Pdt Manjalo P Hutabarat MM dan Sekretaris Jenderal Pdt Dr Batara Sihombing melakukan peletakan batu pertama pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) pengolahan hasil pertanian Gereja HKI, Rabu (11/11) lalu. Acara digelar di lokasi Pengembangan Masyarakat HKI di Tigadolok, Simalungun.

Menurut Sekretaris Jenderal HKI, proyek BLK ini berbiaya Rp500 juta dengan ukuran 10 meter × 16 meter atas bantuan Kementerian Ketenagakerjaan Indonesia. Diharapkan dengan pendirian BLK ini, HKI dapat memperluas pengabdiannya menolong masyarakat di bidang pertanian dan peternakan, sekaligus membangkitkan ekonomi masyarakat.

Pengabdian Masyarakat (Pengmas) HKI sendiri, lanjut Sekjen, telah berdiri sejak lebih 10 tahun yang lalu di Tigadolok, sebagai tempat melatih pemuda dan masyarakat agar dapat menciptakan kerja dan mengurangi pengangguran kerja.

Telah banyak berbagai lapisan masyarakat yang dilatih di Pengmas ini, dari berbagai daerah di Sumatera Utara dan Riau. Sekarang Pengmas HKI dipimpin oleh Pdt Surya Sitorus, alumni Asian Rural Institute, Jepang, sebuah institute yang mendidik para calon pelatih di bidang pertanian dan perternakan.

“Sekarang Pengmas HKI sedang menunggu tenaga pelatih dari Jerman yang akan diutus oleh UEM, sedangkan dari tahun 2018-2019 telah hadir dua pelatih Jerman , Daniel dan Stephanie, yang melatih di Pengmas,” ujar Sekjend HKI.

Dengan bantuan pendirian BLK dari Pemerintahan Jokowi ini, maka HKI sangat berterimakasih karena diperlengkapi lagi dengan sarana utk melatih masyarakat banyak apalagi bantuan BLK ini untuk yang pertama di Sumatera Utara dari kalangan Gereja.

Kemudian Sekretaris Jenderal juga mengucapkan terimakasih banyak kepada GAMKI sebagai anak kandung Gereja yang telah menolong dan memperjuangkan agar bantuan dari Kementerian Ketenagaan Kerja itu dapat mengalir ke HKI.

Hadir dan ikut serta dalam acara itu Ketua dan Sekretaris GAMKI Pematangsiantar Hendra Simanjuntak dan Gustaf Panggabean. (rel/hez)

iklan usi



Back to top button