Berita

Pelatih Sepak Bola Simpan Sabu di Sepatu dan Dubur

TANJUNGBALAI, FaseBerita.ID – Kepolisian Resort Tanjungbalai meringkus pelatih sepak bola asal Malaysia Noorul Zaman Bin Mohd Amin (42) terkait kasus sabu yang dibawa dari Malaysia ke Indonesia.

Kapolres Tanjung Balai AKBP Irfan Rifai didampingi Wakapolres Kompol Edi Bona Sinaga melalui Kasat Narkoba AKP Adi Haryono didamping Kasubbag Humas Iptu Ahmad Dahlan Panjaitan kepada awak media, Selasa (12/3) menyebutkan, pelaku terciduk di pelabuhan Internasional Teluk Nibung, Tanjungbalai, Sabtu (9/3) sekira pukul 16.30 WIB.

“Tersangka diringkus petugas Bea dan Cukai di Pelabuhan Teluk Nibung yang merasa curiga dengan gerak gerik pelaku. Melihat hal itu, petugas mendatangi pelaku dan melakukan penggeledahan. Petugas berhasil menemukan satu buah buntalan plastik berisi sabu di sepatu kanan yang dipakai pelaku. Kemudian petugas Bea Cukai melaporkan temuan tersebut ke Polres Tanjungbalai,” ujar Adi Haryono.

Pria dengan garis tiga di pundak itu juga menyebutkan, saat diinterogasi di Mapolres Tanjungbalai, pelaku mengaku masih ada dua sabu lagi yang dimasukkan di dalam perutnya dengan cara dimasukkan melalui duburnya.

Mendengar keterangan itu, petugas langsung membawa pelaku ke Rumah Sakit Setyo Husodo Kisaran untuk mengeluarkan sabu dari perutnya. Setelah berhasil dikeluarkan ditemukan dua plastik berisi sabu.

Pelaku kepada polisi mengatakan, keseluruhan barang bukti sebanyak 76,4 gram tersebut adalah milik temannya berinisial HM, warga Malaysia.

“Menurut pelaku sabu itu punya temannya sesama warga negara Malaysia berinisial HM. Rencananya sabu itu akan diantarkan ke Medan. Kita langsung melakukan koordinasi dengan Satres Narkoba Polrestabes Medan yang akhirnya berhasil meringkus Pamuji (22) warga Jalan Yusuf Jintan, Deliserdang pada Minggu (10/3) sekitar pukul 00.30 Wib dini hari.

Kemudian kedua pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolres Tanjungbalai untuk diperiksa. Untuk penangkapan Noorul Zaman bin Mohd Amin, kita telah menyurati pihak Konsulat Jenderal Malaysia,” jelas Adi Haryono. (CK-04/des)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button