Berita

Pelantikan Pengurus DPD LIRA Simalungun Diundur, Bupati LIRA Minta Maaf

SIANTAR, FaseBerita.ID – Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) sedang fokus membahas isu tentang radikalisme dan intoleransi di daerah masing-masing.

Instruksi ini disampaikan DPP LIRA ke seluruh DPD LIRA se-Indonesia. Pasca adanya tragedi bom bunuh diri di Polrestabes Medan, DPD LIRA Simalungun menunda pelantikan pengurus.

Keputusan penundaan pelantikan diambil dalam rapat yang dihadiri beberapa kader LIRA yaitu Sekda Agus Turnip, Jaryono Ompusunggu, Bupati LIRA Hotman Petrus Simbolon SH serta beberapa Pengurus LIRA.

Bupati DPD LIRA Kabupaten Simalungun Hotman Simbolon mengatakan, pelantikan akan diundur menjadi tanggal 28 November 2019 di Lapangan Kodim 0207/Simalungun.

Penundaan ini karena Presiden LIRA Jusuf Rizal sedang sibuk dengan agenda membahas isu radikalisme dengan pemerintah pusat.

“Kami terpaksa menunda pelantikan karena Presiden ada membahas persoalan yang lebih besar. Ada kegiatan nasional membahas isu-isu tentang radikalisme dan inteloransi. Ada diminta kami untuk membahas isu ini,” ujar Hotman, seraya menambahkan bahwa pengurua yang akan dilantik adalah periode 2019 – 2022.

Hotman menjelaskan, LIRA memiliki kegiatan seminar dengan thema menangkal hoax dalam mengantisipasi radikalisme. Kegiatan itu upaya mendukung program Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, untuk menjaga kondusifitas negara.

Lira ambil bagian dalam memerangi hoax. Ia juga segera mensosialisasikan kegiatan Lira dalam memerangi hoax.

“Ada kegiatan undangan seminar deklarasi media online Indonesia memerangi hoax dan radikalisme yang juga menjadi agenda Presiden Jokowi,”katanya.

Hotman menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh undangan atas penundaan pelantikan pengurus DPD Simalungun. Ia mengatakan pelantikan akan melibatkan Pemerintah Kota Siantar dan Kabupaten Simalungun beserta tokoh masyarakat. (mag04)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close