Berita

Pelaku Penganiayaan Diminta Dihukum Seberat-beratnya

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Keluarga Sugiono meminta kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Simalungun agar memberikan hukuman maksimal kepada pelaku penganiayaan yang dialami oleh Sugiono.

Dedi (31) anak Sugiono (65) datang berkunjung ke redaksi media ini di komplek Megaland, Kota Pematangsiantar, Senin (22/4) siang.

Dalam kunjungannya, Dedi bercerita kronologis penganiayaan yang dialami ayahanya pada Kamis 31 Januari 2019 sekira pukul 07.30 WIB di Huta II Sido Rukun, Nagori Tanjung Rapuan, Kecamatan Unjung Padang, Kabupaten Simalungun.

Saat kejadian itu, Dedi mendapat telepon dari pihak keluarganya menyebutkan bahwa ayahnya telah dibacok oleh PA hingga bagian kepalanya mengeluarkan darah.

“Ladang ayahku dan pelaku bertetangga. Saat itu, ayahku pergi ke ladang pagi-pagi untuk menyemprot tanaman. Tapi tiba-tiba pelaku datang dan langsung membacok kepala ayahku hingga mengakibatkan luka,” ujar Dedi.

Atas kejadian itu, korban yang sudah berlumuran darah tidak bisa melakukan perlawanan. Korban selanjutnya pergi ke kampung dan melapor kepada RT dan sekalian mengobati luka.

“Karena keluarga tidak terima, saat itu langsung dibuat laporan pengaduan ke kantor polisi. Tersangka sudah ditahan,” terang Dedi.

Dedi mengatakan, motif dari penganiayaan itu belum diketahui secara pasti. Namun antara ayahnya dan pelaku sudah lama tidak akur.

“Saya berharap agar para penegak hukum seperti kejaksaan maupun pengadilan negeri agar benar-benar memberikan hukuman maksimal kepada pelaku,” harap Dedi.

“Saya minta pelaku dihukum seberat-beratnya,” tegas Dedi lagi.

Sementara itu, Partoyo sebagi RT Huta II Sido Rukun, Nagori Tanjung Rapuan ketika dihubungi membenarkan bahwa korban mendapat penganiayaan dan telah ditangani pihak berwajib.

“Mungin kasusnya akan disidangkan. Cuman jadwalnya saya kurang tau,” ujarnya sembari menutup teleponnya. (mag03/pra)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button