Berita

Pelaku Penganiayaan Anak Kandung: Sempat Kabur, Diamankan dari Rumah Saudara

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Sempat kabur dari Polsek Dolok Panribuan, P br Siahaan (30) pelaku yang tega menganiaya putri kandungnya, PM (7) berhasil ditangkap Satreskrim Polres Simalungun. Pelaku diamankan dari tempat saudaranya di Kecamatan Tapian Dolok.

Warga Dusun Parmonangan, Nagori Pondok Bulu, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun itu dijerat kasus Undang undang perlindungan anak karena diduga menganiaya anaknya hingga babak belur.

Setelah dilaporka tetangganya, pelaku sempat diperiksa Polisi di kantor Polsek Dolok Panribuan. Namun belum sempat ditahan, pelaku kabur.

Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Muhammad Agustiawan saat dikonfirmasi via selulernya, Minggu (10/11/2019) mengatakan, pihaknya telah menangkap pelaku dan menetapkan sebagai tersangka.

“Sudah kita tangkap dari rumah saudaranya di Tapian Dolok. Sudah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka. Atas perbuatannya pelaku diancam hukuman di atas 5 tahun penjara,” ucapnya.

Sebelumnya, pelaku P br Siahaan tega menganiaya putri kandung dari suami pertamanya itu dengan cara memukuli dan memasukkan korban ke dalam drum berisi air tanpa memakai busana.

Akibatnya, korban mengalami mata lebam, kepala sakit, badan luka-luka dan merasa kedinginan lantaran direndam dalam drum.

Kapolsek Dolok Panribuan AKP H Sinambela menerangkan, korban dianiaya ibu kandungnya gara-gara sering makan garam, miyako dan mencuri uang.

“Katanya dipukuli gara-gara si anak itu sering makan garam, makan miyako dan terus ngambil duit, itu aja,” terangnya. (mag-05)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker