Berita

Pelaku Pembakar Ibu Tiri Disidangkan: “Ngutang Bensin untuk Bakar Ibu Tiri”

FaseBerita.ID – Terdakwa pelaku pembakaran terhadap ibu tiri hingga tewas akhirnya menjalani sidang dengan agenda mendengarkan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri (PN) Kisaran, Senin (4/11/2019).

Terdakwa Jumasri alias Ijum (40) didakwa melakukan pembunuhan terhadap ibu tirinya di Jalan Mawar Dusun III Desa Sidomulyo Kecamatan Pulo Bandring Kabupaten Asahan pada tanggal 25 Juni 2019 lalu di rumahnya sendiri.
JPU Sabri Itriansyah, membacakan kronologis kejadian yang dilakukan oleh terdakwa itu di ruang Kartika PN Kisaran. Dalam dakwaan disebutkan terdakwa Ijum telah berencana beberapa hari sebelum menghabisi nyawa Waginem yang tak lain adalah orang tua tirinya itu.

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 340 KUHPidana tentang Pembunuhan Berencana atau Pasal 338 KUHPidana tentang Pembunuhan,” kata Sabri membacakan sidang dakwaan.

Baca sebelumnya: Pembakar Ibu Tiri Diancam Hukuman Mati; Jumasri Minta Maaf Buat Malu Kampung Halaman

JPU kemudian membacakan dakwaan bahwa terdakwa sudah berencana dengan membeli BBM berjenis Pertalite di SPBU. Terdakwa membeli BBM jenis Pertalite seharga Rp10 ribu,  lalu terdakwa merasa dengan BBM yang dibelinya tersebut tidak cukup untuk membakar korban dan mendatangi warung tetangganya bernama Parjan dan kembali membeli lagi BBM seharga Rp10 ribu  dengan cara berhutang.

Mendengarkan  dakwaan JPU yang ditujukan pada dirinya, Jumasri yang mengenakan kaos tahanan berwarna merah itu  mengakui seluruh isi dakwaan dan dapat menerimanya.

“Saya terima majelis,” kata Jumasri.

Diketahui, Jumasri nekat membakar Waginem alias Inem dengan terlebih dahulu menyiramkan bensin ke arah korban, karena sakit hati ayahnya kandungnya bernama, Suparman dihina oleh ibu tirinya itu hingga tewas.

Usai membakar ibu tirinya, terdakwa kemudian melarikan diri dan berpindah-pindah lokasi di daerah Riau untuk mengelabui kejaran polisi. Tersangka akhirnya bisa ditangkap tiga hari kemudian oleh Unit Jatanras Satreskrim Polres Asahan dengan tindakan tegas terukur tembakan kaki ke terdakwa karena berusaha kabur saat hendak ditangkap. (per/rah)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close