Berita

Pelajar SMA di Pematangsiantar Terlibat Tawuran

SIANTAR, FaseBerita.ID – Sebanyak lima pelajar dari SMA Negeri 2 kota Pematangsiantar kembali terlibat tawuran di seputaran taman bunga. Tepatnya di Jalan Merdeka, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Rabu (11/12) sekira pukul 11.00 WIB.

Belum diketahui pasti apa penyebab sebenarnya tawuran itu bisa terjadi. Tapi sesuai informasi, tawuran tersebut terjadi antara pelajar SMA Negeri 2 vs pelajar Taman Siswa. Pelajar SMK Negeri 2 mengaku diserang duluan oleh pelajar Tamsis. Saat aksi itu terjadi, semua pelajar yang terlibat masih berseragam sekolah lengkap dengan atribut yang lengket di baju.

Personel Satuan Pamong Praja (Satpol-PP) Siantar yang mengetahui aksi itu langsung melakukan penghadangan. Hanya saja, personel berhasil mengamankan sebanyak lima pelajar. Untuk itu, kelima pelajar tersebut kembali diangkut menggunakan mobil patroli untuk dibawa ke kantor Satpol PP guna mendapatkan pengarahan agar tidak membuat perlakuan yang sama.

Terpisah, Kepala Satpol PP Siantar Robert Samosir saat dikonfirmasi membenarkan personelnya ada mengamankan lima pelajar karena terlibat dalam aksi tawuran di Taman Bunga.

“Benar, tadi ada lima pelajar SMA Negeri 2 sudah kita amankan dan kita bawa ke kantor. Mereka kami amankan lantaran melakukan aksi tawuran dengan pelajar sekolah Taman Siswa,” ujarnya.

Masih kata Robert, kelima pelajar yang diamankan itu akan diberikan pembinaan dengan pendataan identitas. Serta membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan tawuran kembali lagi.

“Selanjutnya akan kita kembalikan kepada orangtuanya masing-masing. Terlebih, pelajar itu akan diberikan pembinaan. Tadi juga sudah kita kasih kegiatan membersihkan rumput depan kantor,” jelasnya.

Salah satu pelajar berinisial UN (16) siswa kelas ll SMA Negeri 2 ketika diwawancara mengaku diamankan Satpol-PP karena dia dan rekannya terlibat tawuran dengan pelajar Tamsis.

“Awalnya kami hanya duduk-duduk saja di Taman Bunga. Cuma anak Tamsis itu aja yang langsung datang dan mengejar kami. Terus, tak lama kami ditangkap sama Satpol-PP,” ujarnya. (Mag 04)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button