Berita

Pelabuhan Kuala Tanjung Dikembangkan Jadi Dua Fungsi

BATUBARA, FaseBerita.ID – Keberadaan Pelabuhan Kuala Tanjung di Kabupaten Batubara, mendapat perhatian serius dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menilai, posisi Pelabuhan Kuala Tanjung itu strategis sekali, di Selat Malaka dan sudah disediakan jalan tol serta jalur kereta api.

Karenanya, sangat disayangkan jika tidak dapat dimaksimalkan keberadaannya. Menhub berharap, pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung untuk mendukung sebagai pusat alih muatan kapal (transhipment) dan sebagai pelabuhan yang terintegrasi dengan kawasan industri.

“Jadi, jika ada suatu pelabuhan tidak didukung oleh suatu industri, maka dia hanya berfungsi sebagai transhipment. Sekarang kita akan mengkombinasikan Kuala Tanjung itu atas dua fungsi. Satu sebagai transhipment dan satu lagi sebagai destinasi dari dan menuju Kuala Tanjung,” kata Budi Karya Sumadi saat melakukan kunjungan kerja ke Terminal Peti Kemas Belawan Fase II di Medan, Sabtu (4/1).

Menurutnya, ada inisiasi bagus dari Pertamina, dimana Pertamina akan membuat storage dan refinery di Kuala Tanjung. Jika Kuala Tanjung ada refinery dan storage yang besar pasti diikuti dengan industri ikutan seperti Petrokimia dan sebagainya.

“Ini menjadi suatu inisiatif yang bagus sekali karena memang kita ingin membangun Kuala Tanjung itu adalah satu titik destinasi industri yang baik, bukan sekedar pelabuhan. Oleh karenanya saya akan segera melaporkan kepada pak Presiden untuk inisiatif ini. Pemda juga mendukung untuk menyiapkan sesuatunya seperti penyelesaian pembebasan tanah. Saya pikir sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, swasta ini harus dilakukan. Supaya ini ada suatu solusi untuk Kuala Tanjung dan Sumut,” tutur Menhub.

Ketika disinggung kembali mengenai Pelabuhan Belawan yang telah melakukan pelebaran dermaga dengan 2 fase, dimana fase 1 belum juga dioperasikan, Budi mengaku adanya kendala administrasi. Jadi, kalau ada kerja sama pengelolaan harus diketahui Kementrian Keuangan secara velue.

“Prinsipnya, Kementerian Perhubungan sudah setuju dikelola Pelindo 1. Karena masih proses pengurusan di Kementerian Keuangan, kita sudah beri kewenangan kepada Pelindo 1 untuk melakukan shitfiles dan development. Jadi, setelah keluar rekomendasi dari Menteri Keuangan secara teknis dermaga itu sudah bisa difungsikan sebagai pelabuhan,” jawab Budi.

Ia kembali menjelaskan, untuk kereta api barang di Pelabuhan Belawan akan segera dibahas, artinya Pelabuhan Kuala Tanjung dan Pelabuhan Belawan kereta api akan tetap dioperasikan.

Di tempat yang sama, Wagubsu Musa Rajekshah mengapresiasi kedatangan Menteri Perhubungan untuk reaksi terhadap Pelabuhan Kuala Tanjung.

Artinya, Pemerintah Sumatera Utara mendukung percepatan Pelabuhan Kuala Tanjung yang dapat menambah pertumbuhan perekonomian Sumatera Utara.

“Kita sangat bersyukur, dengan pengembangan ini akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat dan perekonomian daerah untuk kesejahteraan masyarakat. Kami akan segara merealisasikan apa yang menjadi tanggung jawab dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” pungkasnya. (fac/fe)

Unefa

Pascasarjana


Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker