Berita

Pejabat Kementerian PUPR Kembalikan Suap Rp46 M

FaseBerita.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menyita uang senilai miliaran rupiah dari puluhan pejabat, di lingkungan Kementerian PUPR. Miliaran uang yang disita terkait dengan kasus dugan suap proyek sistem penyediaan air minum SPAM.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, uang ini disita dalam bentuk belasan pecahan mata uang, termasuk dari negara Israel.

Dia menjelaskan, ada 14 jenis mata uang yang berbeda yang disita KPK dengan besaran yang berbeda-beda pula. Namun, apabila dirupiahkan, total uang yang disita kurang lebih Rp 46 miliar.

“Total Rp 46 miliar itu disita dari 75 orang. Di antara 75 orang itu, ada 69 pejabat di lingkungan Kementerian PUPR yang mengembalikannya ke KPK,” ucapnya pada awak media, Sabtu (6/4).

Dia pun memaparkan uang-uang yang terdiri dari 14 jenis mata uang, yaitu rupiah Indonesia senilai Rp 33.466.729.500 ; dolar Amerika Serikat senilai USD 481.600 (dikonversikan menjadi Rp 6.820.539.600); dolar Singapura SGD 305.312 (dikonversikan menjadi Rp 3.192.793.797); dolar Australia AUD 20.500 (dikonversikan menjadi Rp 207.080.750); dolar Hong Kong 147.240 (dikonversikan menjadi Rp 266.018.508); Euro EUR 30.825 (dikonversikan menjadi Rp 490.094.380); poundsterling Inggris GBP 4.000 (dikonversikan menjadi Rp 74.285.000); ringgit Malaysia RM 345.712 (dikonversikan menjadi Rp 1.199.669.627); yuan China CNY 85.100 (dikonversikan menjadi Rp 179.442.588); won Korea Selatan KRW 6.775.000 (dikonversikan menjadi Rp 84.421.911) ; bath Thailand THB 158.470 (dikonversikan menjadi Rp 70.496.964); yen Jepang JPY 901.000 (dikonversikan menjadi Rp 114.386.455); dong Vietnam VND 38.000.000 (dikonversikan menjadi Rp 23.204.281); shekel baru Israel ILS 1.800 (dikonversikan menjadi Rp 7.113.280).



Pascasarjana

Unefa
1 2Laman berikutnya
Back to top button