Berita

Pedagang Semprot Seluruh Bangunan Sangkumpal Bonang

FaseBerita.ID – Ratusan pedagang di Pasar Sangkumpal Bonang Kota Padangsidimpuan, Selasa (7/4) malam berkumpul. Mereka kemudian bahu-membahu melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh bangunan pasar. Guna mencegah penyebaran wabah dan meyakinkan pembeli untuk berbelanja.

Dari basement, lantai I dan selanjutnya ke lantai II, satu per satu dari 800-an kios di pasar itu mereka susuri. Menyemprotnya ke seluruh bagian. Agar steril, bersih dan pembeli nyaman untuk berbelanja serta pedagang aman berusaha di sana.

Ketua Himpunan Pedagang Pasar Raya Sangkumpal Bonang, Halomoan Harahap menjelaskan, bahan digunakan berupa campuran cairan pembersih lantai, pemutih dan virkons (Disinfektan untuk H5N1) sebanyak 18 Liter.

Artinya dengan tambahan air, ada 180 liter yang disemprotkan menggunakan 22 semprot dan satu unit mesin door smeer.

“Semua ikutan bergotong-royong. Semua hadir, pedagang dari Basement, Lantai I, Lantai II, dan Kaki Lima juga, dan Petugas Parkir saling bahu-membahu,” katanya.

Selain itu, ada juga beberapa organisasi masyarakat yang membantu para pedagang, diantaranya Karang Taruna, FPI, BKPRMI dan HIPMI Padangsidimpuan. Serta bantuan pompa dari Mohammad Halid Rahman.

“Kita melakukan secara swadaya, dari dan oleh para pedagang. Agar berdagangnya aman, pemebeli juga yakin,” kata Moan.

Penasehat para pedagang, Midun Siregar menuturkan, bila empat hari sebelumnya aktivitas di pasar ini nyaris mati. Bisa dibilang tidak ada pedagang yang membuka usahanya. Kemudian pembeli pun enggan berkunjung, sebab isu dan fakta yang kurang tepat.

“Dari Senin kemarin mulai ada satu dua kios yang buka. Dan sekarang mulai yakin, kita pun ingin semua berlangsung aman. Karena di sini kita berusaha,” kata Midun yang mengeluhkan penetapan Kota Padangsidimpuan sebagai darurat corona. Sebab katanya itu seakan menyimpulkan, corona di mana-mana.

Maka untuk meyakinkan, mereka pun melakukan penyemprotan. Ini akan dilaksanakan secara berkala setiap Jumat malam. Hand wash portabel sebagai fasilitas cuci tangan pun sudah tersedia di sana, bantuan dari HIPMI Padangsidimpuan.

Namun demikian, mereka tetap menganjurkan agar pengunjung menggunakan masker sesuai anjuran pemerintah. (san)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button