Berita

Pedagang Sangkumpal Bonang Curhat ke Pak Wakil Wali Kota

FaseBerita.ID – Sejumlah perwakilan Pedagang Pasar Raya Sangkumpal Bonang, Jumat (13/3) bersilaturahmi ke Kantor Setda Kota Padangsidimpuan. Mereka bertemu dan menyampaikan keluhan kepada Wakil Wali Kota, Arwin Siregar.

Di sini, Halomoan Harahap sebagai Ketua Himpunan Pedagang dan Tin Midun sekali penasehat, juga bertemu dengan Asisten Wali Kota Hamdan dan sekretaris Perindagkop Kota Padangsidimpuan Hariry Hasibuan.

Halomoan menyampaikan, bahwa pedagang Sangkumpal Bonang menyatakan keberatan terhadap keberadaan pasar dadakan sejenis bazar, yang dinilai tidak membawa pengaruh positif bagi perekonomian masyarakat kota Padangsidimpuan.

Pasar dadakan yang dimaksud itu berada di Alaman Bolak Padang Nadimpu. Dan berdiri membentuk stand kios-kios dagangan serupa barang-barang yang ada di pasar biasa.

“Pemerintah Kota harus dengan tegas mendukung segala upaya peningkatan ekonomi masyarakat terutama menyangkut Pasar Sangkumpal Bonang,” kata Bang Moan, panggilan akrab Halomoan Harahap.

Pengusaha muda yang aktif sebagai dewan pembina di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Padangsidimpuan ini juga meminta agar pemerintah selalu mengkaji geliat pasar, kelaikan investasi, serta perputaran ekonomi tentunya dengan melibatkan seluruh stakeholder baik yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan semisal Bagian Perekonomian dan Dinas Perindagkop.

Perwakilan pasar ini juga sekaligus menanyakan sikap dan kebijakan pemerintah kota Padangsidimpuan terhadap keberlangsungan pedagang Sangkumpal Bonang ke depan atas kebijakan-kebijakannya.

Dinas Perindagkop menyampaikan tidak terkait kegiatan pasar dadakan tersebut, dan mereka sama sekali tidak mengetahui, karena dinas ini tidak dilibatkan dalam kegiatan ataupun penerbitan perizinan kegiatan tersebut.

Untuk persoalan perizinan hanya dikelola oleh Dinas Kebersihan Pertamanan dan Perkim saja.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Arwin Siregar menyampaikan, ia sependapat dengan perwakilan pedagang dalam hal ini menolak kegiatan yang tidak mendatangkan manfaat baik secara ekonomi dan pembangunan ke kota ini, apalagi sampai membuat kegaduhan di masyarakat. Ia pun dengan tegas menolak hal itu.

“Saya meminta waktu untuk menyampaikan proses serta menyampaikan hasil pertemuan ini kepada bapak walikota dan seluruh jajaran yang terkait untuk persoalan ini supaya secepatnya ditindaklanjuti sekaligus ditinjau ulang untuk penutupan serta pembatalan izin kegiatannya,” katanya.

Sebelumnya, Halomoan Harahap juga menyampaikan surat terbuka keluhan para pedagang. Dalam hal ini katanya, ada 800 pedagang di Pasar Sangkumpal Bonang dan semua itu menginginkan kenyamanan dan berwirausaha.

Ia juga menyampaikan, persoalan persaingan usaha bukan soal utama di sini, tetapi kebijakan dan komitmen dalam mendukung masyarakatnya dari Pemerintah Kota yang harus dipertanyakan ulang. Bila harus membiarkan lagi pasar dadakan yang ada di Alaman Bolak Padang Nadimpu. (san)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button