Berita

Pedagang Diminta Tidak Layani Pelajar Beli Lem Kambing

TAPTENG, FaseBerita.ID – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Bakhtiar Ahmad Sibarani meminta agar pedagang lem kambing tidak melayani anak-anak, pelajar, remaja saat membeli lem kambing.

“Kita minta pedagang tidak menjual lem kambing sembarangan. Kalau ada anak-anak beli lem kambing jangan dikasih,” ujar Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani kepada NEW TAPANULI, baru-baru ini.

Bakhtiar menuturkan, kiranya pedagang turut ambil andil dalam pencegahan penyalahgunaan lem kambing yang kerap terjadi saat ini. Untuk itu, pedagang diminta hanya melayani orang dewasa yang membeli lem kambing yang tujuannya sesuai fungsi lem kambing.

“Kalau anak-anak janganlah, karena banyak itu disalahgunakan, itu merusak saraf. Kecuali yang membeli orang dewasa,” kata Bakhtiar.

Untuk penegasan, lanjut Bakhtiar, surat edaran akan larangan penjualan dan penyalahgunaan lem kambing kepada anak-anak, pelajar, dan remaja itu pun telah dibuat.

Sesuai surat edaran Bupati Tapteng dengan nomor :180/2590/2019 yang dikeluarkan pada tanggal 9 Oktober 2019, ditujukan kepada pedagang se-Kabupaten Tapteng dan Camat se-Kabupaten Tapteng.

Dalam surat edaran Bupati Tapteng itu dijelaskan, dalam rangka menjaga dan melindungi pelajar, anak-anak, dan remaja dari penjualan dan penyalahgunaan lem kambing/sejenisnya, yang dapat mempengaruhi sistem saraf dan mengakibatkan mabuk, pusing, teler, ketidak sadaran, gagal jantung, dan kematian, untuk itu diminta kepada seluruh pedagang, orang tua, dan masyarakat agar mengawasi penjualan dan penyalahgunaan lem kambing/sejenisnya kepada pelajar, anak-anak, dan remaja. Dikecualilan bagi masyarakat dalam hal keperluan tujuan dasar lem kambing/sejenisnya tersebut. (dh/osi)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close